SULSELSATU.com, BARRU– Bupati Barru Suardi Saleh membuka Konferensi Kerja Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Barru di Aula Diknas, Minggu (13/2/2022)
Suardi Saleh mengatakan PGRI sebagai organisasi perpanjangan tangan pemerintah untuk mengurus secara khusus lembaga demi kemajuan pendidikan, segala harapan besar para guru tentu juga ada di dalam PGRI ini.
“Konferensi Kerja Kabupaten yang digelar hari ini diharapkan dapat melahirkan kebijakan yang dapat meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Barru,” kata Suardi.
Baca Juga : Jelang Laga Bupati Cup 2023, Ini Daftar Club yang Resmi Terdaftar
Apapun kata Dia, kegiatan pendidikan, baik formal maupun non formal itu sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam organisasi PGRI. Seperti non formal itu teregistrasi ke Dinas Pendidikan seperti PAUD atau kegiatan PBM (Proses Belajar Mengajar).
Ketua PGRI Barru Abdullah Tintjo menyebut kondisi pandemi Covid-19 merupakan kendala sehingga tertunda dan baru bisa terlaksana di tahun 2022 ini.
“Melalui konferensi kerja ini mengevaluasi apa yang sudah dilakukan dan dilaksanakan oleh pengurus PGRI, termasuk koordinasi dan konsolidasi pengurus, mulai dari tingkat kabupaten hingga tingkat kecamatan,” sebutnya.
Baca Juga : Tehnical Meeting Bupati Cup 2023 Digelar, Ini Pesan Kadispora Barru
Disamping itu, Ketua I PGRI Sulsel Abdul Halim Muharram memaparkan tujuan diadakan konferensi kerja pertama di kepengurusan PGRI saat ini untuk terciptanya hubungan silaturahmi yang baik antar pengurus dan anggota PGRI se-Kabupaten Barru.
“Jadi program kerja PGRI yang telah dirancang dan direncanakan ini agar dapat berjalan dengan baik, maka perlu dilakukan konferensi kerja ini, sehingga usulan pengurus PGRI dapat dipersatukan demi pendidikan Kabupaten Barru khususnya guru yang makin baik,” paparnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar