Logo Sulselsatu

Pemkab Kolaka Apresiasi Langkah PT Vale Tanam Perdana SRI Organik di Blok Pomalaa

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Minggu, 27 Februari 2022 11:34

Taman perdana padi SRI Organik yang dilakukan PT Vale di Kolaka (dok. PT Vale)
Taman perdana padi SRI Organik yang dilakukan PT Vale di Kolaka (dok. PT Vale)

SULSELSATU.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka mengapresiasi komitmen PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dalam mendorong kemandirian masyarakat melalui pemberdayaan program pertanian.

Melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) di Blok Pomalaa, PT Vale melakukan tanam perdana System of Rice Intensification (SRI) organik yang menjadi bagian dari Program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB).

Bupati Kolaka, Ahmad Safei menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasihnya ke PT Vale Indonesia Tbk atas niat baiknya ke masyarakat yang ada di Kolaka melalui program SRI Organik yang wujudkan dengan melakukan tanam perdana.

Baca Juga : Vale Indonesia Buka Peluang Vendor Lokal di IGP Pomalaa

Atas dihadirkannya program tersebut, dia meminta agar masyarakat menyikapi kegiatan ini dengan baik dan mengharapkan para petani dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk terus belajar menjadi lebih baik.

“Saya berharap pada musim tanam yang akan datang akan berkembang dari yang awalnya 2,5 hektar menjadi lebih dari ini.
Saya juga berharap program Padi SRI organik ini dapat terus dikembangkan, sehingga semakin banyak kelompok tani di Deza Lamedai yang mengikuti program ini,” harapnya, Minggu, (27/2/2022).

Hal serupa disampaikan Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura, Muhammad Bachrun Hanise yang turut mengapresiasi program SRI Organik, dan memberikan dukungan penuh agar kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan.

Baca Juga : Dua Warga Luwu TimurTerima Beasiswa S2 PT Vale

“Program SRI Organik patut diapresiasi, untuk itu patut diberi dukungan agar kegiatan dapat berjalan dengan baik,”ujarnya.

Selama tujuh tahun terakhir, PT Vale telah menjalankan padi SRI Organik di blok Sorowako. Sebagai komitmen dan kepedulian PT Vale terhadap sektor pertanian, PT Vale terus mengembangkan program tersebut dan kini telah hadir di area pemberdayaan blok Pomalaa yang merupakan salah satu area konsesi kontrak karya.

Direktur Corporate Affairs and General Admins PT Vale Indonesia Tbk, Yusuf Suharso, menjelaskan penerapan pertanian sehat ramah lingkungan berkelanjutan ini ditargetkan dapat membina dan mendampingi para petani lokal dalam menerapkan sistem pertanian, yang bebas dari unsur kimiawi sehingga menjadi ramah lingkungan.

Baca Juga : Pendapatan PT Vale Naik 27 Persen, Produksi Capai 18.341 Ton Nikel Matte

“Program ini diharapkan dapat meningkatkan taraf ekonomi para petani lokal, karena hasil produk organik utamanya Beras Organik memiliki nilai jual yang lebih tinggi daripada beras biasa atau konvensional,” jelasnya.

Dia menyebutkan ada empat desa di area pemberdayaan PT Vale sebagai area percontohan untuk pengembangan program ini, yakni Desa Puubunga, Desa Puuroda, Desa Puulemo, dan Desa Lamedai.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....