SULSELSATU.com, BARRU– Pemkab Barru menyambut kedatangan Bupati Toli-Toli Amran H. Yahya bersama rombongan di Rumah Jabatan, Rabu 9 Maret 2022.
Bupati Barru Suardi Saleh bersama Sekda Abustan, para pimpinan OPD, Ketua TP PKK drg Hasnah Syam beserta Ketua DPRD Lukman T nampak hadir dalam agenda tersebut.
Baca Juga : Jelang Laga Bupati Cup 2023, Ini Daftar Club yang Resmi Terdaftar
“Selamat datang Bapak Bupati Toli-Toli Amran HYahya di Kabupaten Barru. Selamat datang kembali ke kampung halaman Kabupaten Barru,” kata Suardi mengawali jamuannya.
Dirinya mengaku merasa berbahagia karena Bupati Toli -Toli tiba di Kabupaten Barru yang merupakan kampung halamannya. Setiap tamu adalah kehormatan dan tentunya tamu itu selalu membawa berkah.
Peran inspiratif AGH Faried Wajdy selaku Ketua MUI sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso yang juga Ketua Baznas. Sejak memimpin Baznas Barru dari hasil pengumpulan zakat dari tahun ke tahun meningkat.
Baca Juga : Tehnical Meeting Bupati Cup 2023 Digelar, Ini Pesan Kadispora Barru
Disamping itu satu-satunya daerah yang ada dalam Alquran dalam surat at-thur adalah yaitu Inna Huwal Barru Rahim artinya selalu membawa kedamaian. Ini dapat menjadi spirit bagi orang Barru dimana pun berada untuk selalu membawa kedamaian.
“Kabupaten Barru terdiri dari 7 Kecamatan 40 Desa dan 25 Kelurahan dengan berbagai potensi daerah. Pertumbuhan ekonomi 2021 yaitu 2,87 persen sebelum adanya pandemi Covid-19 naik menjadi 87 persen. Namun setelah pandemi maka dikeluarkan pembatasan kegiatan masyarakat, diakuinya tingkat kemiskinan meningkat namun index pembangunan manusia masih mengalami peningkatan,” sebutnya.
Kabupaten Barru sesuai visi dan misinya yakni Kabupaten Barru yang Sejahtera, Mandiri, Berkeadilan dan Bernafaskan Keagamaan.
Baca Juga : Dilalap Si Jago Merah, Aliansi Jurnalis Barru Bantu Kerabat Sesama Wartawan
Visi ini menjadi arah perjalanan pembangunan Kabupaten Barru selama tahun 2020-2025 berdasarkan prioritas juga didasari Pembangunan Keagamaan. Artinya kegiatan Pemerintahan selalu harus berlandaskan nilai-nilai agama.
Suardi juga turut mengurai Kawasan Industri Kabupaten Barru, yang dikenal dengan Kawasan Emas Garongkong ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang luas areal pengembangan kurang lebih 3.097.42 Ha.
Kawasan ini katanya, didesain dengan konsep pengembangan Eco Industrial Park (Pusat industri penghasil produk/jasa). Kawasan ini terdiri dari perairan pantai, dataran dan perbukitan yang dilalui jalur jalan nasional dan rel kereta api Trans Sulawesi.
Baca Juga : Jalan Sehat BUMN Libatkan UMKM Lokal Barru Binaan Bank Mandiri
Bupati juga menjelaskan, disektor Parwisata salah satu program yang jalan adalah Kelompok Sadar Wisata (POK Darwis) yang bertujuan pengembangan sektor Parwisata diantaranya Pantai Ujung Batu, Pulau Dutungen, Lappa Laona dan destinasi wisata lainnya.
Bupati Toli-Toli Amran Yahya menyampaikan terima kasih kepada Bupati Barru dan segenap pejabat Barru atas penyambutan dan penerimaannya.
“Disini juga kami merasa bahagia karena bisa sampai di Barru dimana merupakan tanah leluhur. Sejak kedatangan kami di Kabupaten Barru dari Toli-Toli memanfaatkan waktu bertemu kerabat dan keluarga khususnya di Kiru-Kiru, Mattoanging dan Palanro Nepo,” sambut Amran.
Baca Juga : VIDEO: Dua Tiang Penyangga Jembatan Kuning di Barru Runtuh
“Tujuan kedatangan kami disini ingin memperat tali silaturahmi karena dengan itu segala apa yang dilakukan dapat dipermudah, kedua ingin mendapat berkah dari daerah leluhurnya karena kedepan apa yang kami dapatkan bisa diterapkan di Kabupaten Toli-Toli,” sambungnya lagi.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar