Logo Sulselsatu

HET Pupuk Bersubsidi Tak Mengalami Kenaikan Tahun Ini

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Jumat, 18 Maret 2022 20:46

Pupuk Indonesia. Foto: Istimewa.
Pupuk Indonesia. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Harga pupuk non subsidi melonjak tajam sejak awal 2022. Kenaikannya mencapai 100 persen. Penyebab utamanya, mekanisme pasar.

Mekanisme pasar yang dimaksud yakni harga internasional, ketersediaan bahan baku dan pembatasan. Tren kenaikan harga pupuk non-subsidi itu sudah berlangsung sejak Oktober 2021.

pupuk dan Pestisida Kementerian Pertanian" href="https://www.sulselsatu.com/topik/direktur-pupuk-dan-pestisida-kementerian-pertanian">Direktur Pupuk dan Pestisida Kementerian Pertanian, Mohammad Hatta menyebut, harga pupuk non subsidi yang kian melejit ditengah pandemi dipicu oleh harga gas alam dunia yang naik 66,67 persen selama setahun terakhir.

Baca Juga : Langgar Aturan HET, Pupuk Indonesia Cabut Izin 4 Kios di Sulsel dan Gorontalo

Gas alam adalah komponen vital untuk suplai energi dunia dan merupakan sumber penting untuk produksi baik bahan bakar maupun ammonia yang menjadi bahan baku produksi pupuk.

“Kenaikan harga gas alam akibat dari penurunan produksi amnonia secara global,” kata Hatta disela-sela acara adat di Kawasan Museum Balla Lompoa, Gowa, Kamis (17/3/2022).

Akibat kenaikan harga gas alam dunia, menyebabkan penurunan ammonia secara global yang menjadi bahan baku pupuk Urea dan ZA.

Baca Juga : Kolaborasi Pupuk Indonesia dan Kementan Percepat Penebusan Pupuk Subsidi di Kabupaten Gowa

“Bahan pembantu dan penolong tidak tersedia di Indonesia Kedua pembatasan ekspor produsen pupuk,” lanjut Hatta.

Indonesia kata Hatta, sangat tergantung pada bahan baku yang di impor dari luar negeri.

Sebagai contoh, pupuk NPK Indonesia hamper 75 persen bahan bakunya diimpor karena Indonesia hanya tersedia bahan baku N (Nitrogen) saja.

Baca Juga : Rembuk Tani Hadir di Maros, Pupuk Indonesia Ajak Petani Optimalkan Penebusan Subsidi

“Ditambah China melakukan pembatasan ekspor pupuk hingga Juni 2022 karena pembatasan ekspor produsen,” tuturnya.

Berdasarkan catatan Serikat Petani Indonesia (SPI) harga pupuk Urea non subsidi sudah mencapai Rp560.000 per sak. Saat situasi normal harga pupuk itu berada di posisi Rp265.000 hingga Rp285.000 per sak.

Hanya saja sejak Oktober hingga November 2021, harga pupuk itu mengalami kenaikan menjadi Rp380.000. Kenaikan harga itu berlanjut pada Desember 2021 mencapai Rp480.000 hingga Rp500.000.

Baca Juga : Dihadapan Warga Enrekang, Nurdin Abdullah Paparkan Keunggulan Pupuk Organik

Kenaikan harga pupuk kimia ini akan jadi tekanan bagi petani jika tidak diiringi jaminan pasar dengan harga yang layak.

Sebagai langkah preventif, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian melakukan intervensi melalui kebijakan subsidi pupuk. Tahun ini tidak ada kenaikan harga pupuk bersubsidi.

“Untuk harga HET pupuk bersubsidi tahun 2022 ini, mengikuti harga pupuk pada tahun 2021,” jelas Hatta.

Jika merujuk pada HET pupuk bersubsidi 2021 lalu, maka pupuk Urea berada di harga Rp2.250 per kilogram, Sp36 Rp2.500 per kilogram, ZA Rp1.700 per kilogram, NPK Rp2.300 per kilogram, Organik Granul Rp800 per kilogram dan Organik Cair Rp20.000 per Liter.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi25 September 2026 23:21
PINTU Perkenalkan VIP Private dan Perluas Akses Aset Tokenisasi
PT Pintu Kemana Saja (PINTU) memperkenalkan layanan Pintu VIP Private sekaligus memperluas akses investor Indonesia terhadap aset dunia nyata yang dit...
Ekonomi25 September 2026 21:02
OJK Dorong Inklusi Keuangan Petani Rumput Laut Lewat e-Seaweed, 200 Petani Telah Terdaftar
Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) bersama International Labour Organization (ILO) dan sejum...
Bisnis25 September 2026 19:52
Kalla Aspal Perkuat Hubungan dengan Pelanggan di Hari Pelanggan Nasional 2026
Kalla Aspal memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026 dengan mengunjungi beberapa pelanggan dan mitra khususnya di kota Manado, Sulawesi Utara, serta ...
Makassar25 September 2026 18:45
Yamaha GEAR ULTIMA Jadi Teman Piknik Keluarga di Makassar
Puluhan keluarga pengguna Yamaha GEAR ULTIMA berkumpul piknik bersama dalam acara ULTIMA FAMILY PICNIC di Makassar...