Logo Sulselsatu

Bupati Adnan Dorong Semua UMKM Gowa Masuk Dalam E-katalog Pengadaan Barang dan Jasa

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 25 Maret 2022 19:55

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dorong UMKM Gowa masuk dalam E-Katalog pengadaan barang dan jasa (dok. Pemkab Gowa)
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dorong UMKM Gowa masuk dalam E-Katalog pengadaan barang dan jasa (dok. Pemkab Gowa)

SULSELSATU.com, GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa akan mendorong seluruh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Gowa untuk masuk dalam E-katalog Pengadaan Barang dan Jasa.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan hal ini sebagai upaya untuk mengembangkan dan memajukan UMKM yang ada di Kabupaten Gowa. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang menginginkan untuk mencintai produk dalam negeri.

“Kami komitmen untuk mendaftarkan seluruh UMKM yang ada di Kabupaten Gowa untuk masuk dalam E-katalog, sehingga Insya Allah seluruh UMKM kita yang ada di Kabupaten Gowa bisa lebih baik, lebih maju dan lebih jaya di masa yang akan datang,” ungkap Adnan saat membuka Musrenbang RKPD Kabupaten Gowa Tahun 2023 yang berlangsung secara hybrid dari Gedung Mulia Samata, Kamis (24/3) lalu.

Baca Juga : 167 Koperasi Merah Putih Terbentuk di Kabupaten Gowa

Orang nomor satu di Gowa ini yakin jika UMKM yang ada di Kabupaten Gowa diakomodir masuk dalam E-katalog pasti akan lebih berkembang yang tentunya akan berkontribusi pada rekrutmen tenaga kerja sehingga menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Gowa.

“Karena ketika UMKM kita maju, bisnisnya berkembang maka itu Insya Allah akan berkontribusi pada rekrutmen tenaga kerja sehingga Insya Allah kita bisa menekan angka pengangguran dan kemiskinan yang ada di wilayah Kabupaten Gowa,” ujarnya.

Dirinya menyebutkan, selama ini pembelanjaan Pemerintah Kabupaten Gowa masih menggunakan produk dari luar daerah. Karena menurutnya apa yang ada di dalam E-katalog masih kebanyakan produk dari luar negeri ataupun luar daerah Kabupaten Gowa dan Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Bupati Husniah Sebut Perempuan Bertanggungjawab Membangun Daerah dan Penggerak Perubahan

Misalnya kata Adnan, pengadaan bangku pada Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa masih membeli dari luar Kabupaten Gowa ataupun Sulawesi Selatan. Pada hal menurutnya banyak produk-produk dalam daerah yang memiliki kualitas bagus.

“Nah sekarang Pemerintah pusat mengakomodir itu. Sehingga pengrajin-pengrajin yang ada di Kabupaten Gowa didaftarkan dalam E-katalog ini sudah pasti harganya juga jauh lebih murah dibandingkan dengan kita membelanjakan di luar Kabupaten Gowa ataupun Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Olehnya itu, ke depan Bupati Adnan meminta pembelanjaan barang dan jasa Pemkab Gowa tidak lagi di luar daerah. Misalnya pengadaan bangku pada dinas pendidikan, dirinya berharap menggunakan produk lokal.

Baca Juga : Bupati Gowa Hadiri Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Nasional Satpol PP dan Satlinmas se-Sulsel

“Sehingga ini bisa membangkitkan kembali produk dalam negeri dan kita kembali lebih cinta produk dalam negeri dan UMKM kita bisa berakselerasi dengan baik,” harapnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....