Logo Sulselsatu

Pemkab Gowa Bersama Kagama Kerja Sama Hadirkan Desa Inklusif

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 07 Mei 2022 19:40

Pemkab Gowa dan Kagama kerja sama mencanangkan desa inklusif di Kabupaten Gowa (Pemkab Gowa)
Pemkab Gowa dan Kagama kerja sama mencanangkan desa inklusif di Kabupaten Gowa (Pemkab Gowa)

SULSELSATU.com, GOWA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama) kerja sama mencanangkan desa inklusif di Kabupaten Gowa.

Kerja sama ditandai dengan pendandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan Ketua Umum Pengurus Pusat Kagama, Ganjar Pranowo di Kampung Rewako, Desa Je’netallasa, Kecamatan Pallangga, Sabtu, (7/5/2022).

Bupati Adnan menyambut baik kerja sama ini. Ia menilai bahwa dengan adanya kerja sama desa inklusif ini akan membantu pemerintah daerah untuk memajukan desa-desa yang ada di Kabupaten Gowa.

Baca Juga : 167 Koperasi Merah Putih Terbentuk di Kabupaten Gowa

“Ini kami tentu sangat menyambut baik apa pun bentuk kerja sama yang akan memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat maka Pemkab Gowa akan selalu siap dan hadir melakukan kerja sama dengan Kagama,” ujar Adnan.

Apalagi kata Adnan, untuk memajukan daerah khususnya desa dibutuhkan kerja sama dari semua pihak termasuk Kagama. Yang dibutuhkan adalah kerja sama kekompakan dan seluruh pihak yang ada untuk bisa bersama-sama memajukan desa dan menyejahterakan masyarakatnya.

Lanjut Adnan, dirinya menjelaskan dengan adanya kerja sama ini, ke depan Kagama akan melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap desa-desa yang ditunjuk sebagai desa inklusif. Sehingga apa yang menjadi potensi desa tersebut bisa dimaksimalkan seperti pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Baca Juga : Bupati Husniah Sebut Perempuan Bertanggungjawab Membangun Daerah dan Penggerak Perubahan

“Sehingga semua permasalahan-permasalahan yang ada bisa teratasi dan diselesaikan. Salah satunya yang menjadi PR kita bersama adalah bagaimana meningkatkan SDM kepala desa, karena kita tahu bahwa kemampuan kepala desa itu berbeda-beda sehingga BUMDesnya lebih bagus,” lanjut Adnan.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Kagama, Ganjar Pranowo mengatakan, desa inklusif ini yaitu bagaimana dalam setiap pembagunan desa semua ikut terlibat. Misalnya dalam kegiatan musyawarah semua harus ikut berpartisi mengeluarkan aspirasi dan berpendapat.

“Musyawarah di sebuah desa dibutuhkan partisipasi. Itulah inklusifitas yang akan kita bangun,” ucapnya.

Baca Juga : Bupati Gowa Hadiri Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Nasional Satpol PP dan Satlinmas se-Sulsel

Gubernur Jawa Tengah ini berharap desa inklusif yang dilaunching di Kabupaten Gowa bisa berjalan dengan baik. Dirinya juga menyambut baik launching desa inklusif di Kabupaten Gowa ini karena dihadiri oleh seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Mudah-mudahan Desa Inklusif yang ada disini membawa praktik-praktik baik dan ini baru pertama kita ketemu di Desa Inklusif yang OPD, Kadesnya kumpul. Saya titip teman-teman Kagama, dampingi terus. Kita berharap Desa Inklusif ini mulai dari Gowa untuk seluruh Indonesia,” harapnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....