SULSELSATU.com, BARRU – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barru Abustan membuka Bimtek Penilaian Maturitas SPIP Terintegrasi yang diselenggarakan oleh BPKP Prov Sulsel kerjasama Pemda Barru, di lantai 2 Kantor Bappeda, Rabu (18/5/2022).
Sekda Abustan yang memulai dengan mengucapkan selamat datang pada BPKP Sulsel dan menyampaikan permakluman dan salam hormat dari Bupati Barru Suardi Saleh yang sedang dalam tugas luar daerah.
Dirinya kemudian memperkenalkan dan menyebut hampir semua peserta yang hadir didalam forum dengan jabatannya, sebagai bentuk apresiasi sekaligus selaku penanggungjawab implementasi SPIP tiap OPD yang diketahui baru-baru ini mengalami mutasi penyegaran struktural.
Baca Juga : Jelang Laga Bupati Cup 2023, Ini Daftar Club yang Resmi Terdaftar
“Saya perkenalkan ini, karena ini terkait dengan turunan visi misi Pemda, semisal Dinas Penanaman Modal dan PTSP dengan Dinas Tenaga Kerja, demikian pula beberapa Dinas yang mengalami perubahan, mudah-mudahan dua hari ini, manfaat lebih baik, insya Allah, dua hari ini, saya akan stay disini, mengikuti sesuai perintah Bapak Bupati,” kata Abustan
Diharapkan agar SPIP sebagai sistem pengendalian intern yang diselenggarakan secara menyeluruh, harus bisa memberikan alternatif solusi dalam menyelesaikan permasalahan yang ada termasuk model kordinasi serta kesesuaian arah visi misi Pemda menuju Maturitas Level 3.
“SPIP ini mengatur agar secara 360 derajat dapat berkoordinasi, ke atas, ke bawah maupun ke samping, jadi tolong untuk mengingat visi Barru, dengan kata kunci nafas keagamaan, karena didalamnya ada good governance,” urainya.
Baca Juga : Tehnical Meeting Bupati Cup 2023 Digelar, Ini Pesan Kadispora Barru
Apalagi, di era keterbukaan informasi publik yang setiap regulasi telah dapat diakses melalui website Pemda maupun download lainnya.
“Kita transparan tapi tidak telanjang, kalau kita buka website Barru, semua sudah disitu, akuntabilitas kita, bukan hanya sekadar menggugurkan pertanggungjawaban tapi didalamnya ada keyakinan, uang yang kita gunakan benar-benar untuk kemaslahatan masyarakat dan bisa dipertanggungjawabkan,” sebut Abustan
Penekanan dirinya pada SPIP Terintegrasi ini terhadap dua hal, yakni terkait manajemennya resiko dan indeks efektivitas pengendalian korupsi.
Baca Juga : Dilalap Si Jago Merah, Aliansi Jurnalis Barru Bantu Kerabat Sesama Wartawan
“Nah keduanya, indeks penerapan manajemen resiko dan indeks efektivitas pengendalian korupsi, yang jadi penekanan, dan untuk semuanya perlu kesadaran, pencegahan, dan mudah-mudahan SPIP kita naik nilainya ditahun depan,” tutupnya.
Kegiatan ini diikuti oleh semua Pejabat Pimpinan Tinggi di Pemda Barru yang ikut sertakan kasubag program dimasing-masing SKPD, yang dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh BPKP Prov Sulsel.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar