Logo Sulselsatu

Rudianto Lallo Dorong Data KPU dan Dukcapil Selaras

Asrul
Asrul

Jumat, 03 Juni 2022 20:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua DPRD Rudianto Lallo menerima kunjungan silaturahmi Komisioner KPU Makassar di Gedung DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani, Jumat (3/6/2022).

Kehadiran Ketua KPU Makassar Farid Wadji yang didampingi Romy Harminto dan Gunawan Mashar (masing-masing anggota) membahas data pemilih 2024 mendatang.

“Banyak hal yang harus dibenahi bersama dengan KPU, Legislatif dan Eksekutif, diantaranya tentang data daftar pemilih tetap (DPT) yang selalu tidak selaras yang dimiliki oleh Dinas Kependudukan dan Capil (Dukcapil) dengan KPU Makassar,” ujar Rudianto Lallo.

Baca Juga : Anggota DPR RI Rudianto Lallo dan BNNP Bersinergi Berantas Narkoba

Legislator dua periode itu menginginkan pemilu di Makassar harus berjalan sehat, damai dan adil, olehnya hal yang paling utama dibenahi oleh pemerintah dan penyelenggara adalah data. Perbedaan data dianggap dapat merusak jalannya demokrasi.

“Kami inginkan KPU dan Dukcapil sejalan. Datanya selaras, bukan ada yang datanya 1 juta pemilih ada yang kurang. Tentunya ini akan menjadi pertanyaan dan dapat menimbulkan konflik jika dibiarkan larut,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Makassar Farid Wadji membenarkan jika hingga saat ini data KPU dengan Dukcapil masih berbeda. Keterlibatan DPRD sangat diharapkan untuk menjadi jembatan agar komunikasi dapat berjalan baik.

Baca Juga : Lewat Sarasehan, Rudianto Lallo Desak Polisi-BNN Putus Jaringan Bandar Narkoba di Sulsel

“Kita harapkan sinergitas KPU, Dukcapil maksimal. Jujur saya sampaikan ada banyak data yang kami miliki penduduknya tidak di Makassar, bahkan tidak pernah ada. Hal kecil seperti ini mesti dilakukan rembuk bersama,” kata Farid.

Farid menceritakan sejumlah pengalaman aneh saat mendata warga. Disebutkan beberapa rumah telah memiliki 5-6 kartu keluarga (KK) didalamnya, tetapi pemilik rumah yang sesungguhnya tidak tahu menahu soal warga yang tercatat itu.

“Jadi satu rumah dengan banyak KK didalamnya hal yang biasa, tapi yang aneh jika pemilik rumah sesungguhnya tidak tahu ada KK selain dirinya. Ini kami anggap fiktif. harus didiskusikan bersama dan kasus ini banyak di Makassar,” ujarnya.

Baca Juga : Rudianto Lallo Kembali Beri Bantuan Korban Kebakaran, Kali Ini di Rappokalling Makassar

Farid juga menambahkan sering menemukan warga yang sudah meninggal puluhan tahun lalu tetapi masih terdaftar sebagai pemilih tetap, kasusnya hampir merata diseluruh kelurahan di Makassar.

“Jadi data orang mati itu tidak terlapor, sehingga jika tidak didata dengan baik, maka ini mempengaruhi daftar pemilih tetap, lagi-lagi hal ini kami ingin tuntaskan,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi24 Oktober 2026 18:34
Tallukarsa Pangan Jadi Strategi BI Kendalikan Inflasi
Bank Indonesia (BI) bersama pemerintah pusat dan daerah memperkuat sinergi pengendalian inflasi pangan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampu...
Sulsel24 Oktober 2026 18:14
Pemkab Gowa Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gowa untuk terus meningkatk...
Ekonomi24 Oktober 2026 13:40
PT Vale Indonesia Tingkatkan Kapasitas Petani Binaan Terapkan Pertanian Organik
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kapasitas petani binaan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, melalui pelatihan ekologi tanah dan pengelolaan perta...
Politik24 Oktober 2026 08:21
AHY Apresiasi 22 Tahun Pengabdian Ni’matullah Besarkan Demokrat Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan apresiasi atas pengabdian Ni’matullah Erbe sel...