Logo Sulselsatu

Pemkot dan DPRD Makassar Pastikan Dukung Proyek Nasional, Termasuk Kereta Api

Asrul
Asrul

Senin, 18 Juli 2022 17:44

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Proyek strategis nasional Kereta Api Parepare-Makassar dipastikan dapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Makassar bersama DPRD Makassar.

Penegasan itu disampaikan Moh Ramdhan Pomanto selaku walikota bersama Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo di Kantor DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani, Senin (18/7/2022).

Danny sapaan akrab walikota dua periode itu menampik tudingan yang disampaikan Kepala Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulsel Andi Amanna Gappa yang mengatakan Pemkot Makassar menolak proyek nasional tersebut.

Baca Juga : Erick Horas Apresiasi Pelaksanaan Pilket RT/RW yang Dinilai Demokratis

“Saya mau menyampaikan bahwa sejak awal Pak Syahrul Yasin Limpo (Gubernur Sulsel) saat itu merancang proyek kereta api, maka Pemkot Makassar yang pertama mendukung. Dan saya tegaskan bahwa dukungan itu terus ada sampai sekarang, tidak benar kalo Makassar menolak proyek kereta api,” jelas Danny.

Danny mengatakan tahu persis awal mula proyek tersebut dirancang. Bahkan dia bilang, konsep awal kereta api di Makassar adalah melayang atau elevated, bukan atas tanah (at grade).

“10 tahun dibahas ini. Lama sekali. Kita sudah sepakati secara bersama bahwa itu elevated, bukan di atas tanah. Makanya kami sudah rancang jalan arteri dalam tata ruang dan sudah disahkan oleh DPRD,” ujar Danny

Baca Juga : Sosper Perda Pajak Makassar, Andi Tenri Uji Minta Warga Lebih Disiplin Bayar Pajak

Hanya saja kata Danny, jalur rel diubah dua tahun terakhir. Balai Pengelolaan Kereta Api ternyata merubah jalurnya menjadi at grade secara diam-diam. Pemkot Makassar tidak tahu menahu.

“Kami tidak pernah menolak pembangunan kereta api. Yang kami tolak adalah desain jalur kereta api. Pemkot tidak dilibatkan (saat konsepnya diubah),” kata Danny.

Hal tersebut yang membuat Danny Pomanto meradang. Ia membandingkan Makassar dengan kota lainnya yang punya rel melayang.

Baca Juga : Muchlis Misbah Sosialisasikan Perda Pembinaan Anjal Gepeng di Makassar

Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo mengatakan awal mula dibahas permasalahan kereta api ini, karena ada aduan masuk ke pihaknya, sehingga digelar lah RDP oleh Komisi C dengan menghadirkan berbagai pihak, hanya saja Danny Pomanto tak hadir karena melakukan kunjungan kerja ke Australia.

“Setelah dengar penjelasan Pemkot, kami akan dukung Pemkot karena ini sesuai dengan komitmen awal. Kami pastikan seribu persen dukung proyek kereta api ini,” ujar Rudi.

Politisi Partai NasDem tersebut meminta kepada pemerintah pusat untuk tidak mendiskriminasi Kota Makassar dalam hal pembangunan proyek tersebut.

Baca Juga : Andi Tenri Indah Dorong Evaluasi Menyeluruh Program ASS demi Cegah Pemborosan Anggaran

“Masa kota kota lain modelnya bisa elevated, sementara Makassar tidak. Lagian, sejak awal memang disepakati elevated,” katanya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel29 Januari 2026 09:36
Komitmen Jamin Kesehatan Masyarakat, Gowa Raih UHC Award Kategori Pratama 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Pratama pada Penerimaan Penghargaan UHC Award 2026 dira...
Nasional28 Januari 2026 19:16
BI Prediksi Perekonomian Indonesia Tahun Ini Tumbuh hingga 5,7 Persen
Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus menguat. Pada 2026 ini, ekonomi nasional diprakirakan tumbuh pada kisaran 4,9...
Ekonomi28 Januari 2026 18:43
Jumlah Investor Sulampua Terus Tumbuh, Total SID Capai 1.241.229
Sektor pasar modal di wilayah Sulampua terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya dari sisi peningkatan partisipasi investor....
News28 Januari 2026 17:53
Cetak Prestasi Gemilang, Kalla Toyota Dinobatkan Jadi Role Model Company di KALLA Award 2025
KALLA kembali menggelar ajang penghargaan KALLA AWARD 2025, sebagai bentuk apresiasi tinggi bagi unit bisnis di bawah naungan KALLA....