Logo Sulselsatu

Bukan Hanya Jadi Mal, MASA Land Jadi Ajang Perkenalan NIPAH PARK sebagai Ruang Publik

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 08 Agustus 2022 19:39

MASA Land sebagai ajang perkenalan NIPAH PARK jadi ruang publik yang nyaman dan ramah (dokumen: ist).
MASA Land sebagai ajang perkenalan NIPAH PARK jadi ruang publik yang nyaman dan ramah (dokumen: ist).

SULSELSATU.com, MAKASSARNIPAH PARK kembali sukses menggelar MASA Land pada Jumat, (5/8/2022). Festival ini sebagai ajang untuk memperkenalkan NIPAH PARK sebagai ruang publik yang ramah dan nyaman tidak hanya sebagai mal.

MASA Land adalah sebuah festival anak muda dengan berbagai macam program melibatkan pelaku industri kreatif sebagai upaya mendukung green lifestyle.

Berkolaborasi dengan MASA Creative Agency dan Prolog Studio, tahun 2022 ini NIPAH PARK menggaungkan kampanye Walk Through The Park dengan harapan seluruh partisipan baik pelaksana, pengisi acara, maupun penonton yang hadir, lebih sadar akan kepedulian terhadap lingkungan yang lebih ramah dan sustainable (berkelanjutan).

Baca Juga : Pekan Olahraga NIPAH 2026 Kembali Digelar, Padukan Olahraga dan Keberlanjutan

MASA Land juga diharapkan menjadi sebuah bentuk baru festival di kota Makassar yang mengimplementasi konsep eco-festival melalui program-program yang akan dihadirkan dalam event ini.

Merespon kampanye yang digaungkan, NIPAH PARK mengajak para seniman atau visual artist untuk berkolaborasi dalam festival ini. Seniman akan berkontribusi melalui karya-karya instalasi seni dengan merespon tema yang diusung oleh NIPAH PARK dan MASA Land.

Instalasi seni interaktif serta instalasi melalui media yang tersedia di ruang publik dalam festival ini, misalnya tempat sampah, panggung, dan media lainnya. Festival ini juga menyediakan water station bagi para penonton dengan membawa wadah air minum masing-masing. Water station diimplentasikan melalui instalasi seni yang merupakan salah satu gerakan dalam mengkampanyekan less plastic.

Baca Juga : Back to School di NIPAH PARK, Ada Promo Sampai 70 Persen dan Aktivitas Edukatif

Semakin istimewa, MASA Land menghadirkan secara daring Mochamad Ridwan Kamil, Gubernur Provinsi Jawa Barat dan juga Komisioner Tim Urbane Indonesia (Konseptor NIPAH PARK).

Chief Executive Officer Kalla Property, Ricky Theodores mengatakan, MASA Land merupakan momen yang tepat untuk memperkenalkan NIPAH PARK sebagai ruang publik, tak hanya pusat perbelanjaan biasa.

“Hari ini kita akan launching atau memperkenalkan NIPAH PARK bukan hanya shopping mall biasa, tapi sebuah taman besar di mana di dalamnya para visitor dan customer kita bukan hanya belanja, tetapi bisa melakukan banyak aktivitas, interaksi, olahraga, bekerja, bahkan bisa mengekspresikan diri mereka. Salah satunya melalui konser, pameran, dan lain-lain,” ungkap Ricky, sapaan akrabnya.

Baca Juga : Menuju Pekan Olahraga NIPAH 2026, Peserta Antusias Ikut Rangkaian Pra Event

Ricky juga menambahkan untuk mencapai visi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan tersebut, dibutuhkan kolaborasi yang kuat dan tindakan bersama bukan hanya internal Manajemen, melainkan dengan seluruh elemen-elemen.

“Kami juga didukung oleh Kang Emil, Gubernur Jawa Barat, yang juga konseptor NIPAH PARK. Juga didukung oleh Dinas Pariwisata Kota Makassar. Alhamdulillah semua berjalan dengan baik dan lancar,” imbuhnya.

Ridwan Kamil, selaku Gubernur Provinsi Jawa Barat dan juga Komisioner Tim Urbane Indonesia (Konseptor NIPAH PARK) mengungkapkan NIPAH PARK didesain dengan mengutamakan manusia; mendahulukan sirkulasi manusia, bukan kendaraan.

Baca Juga : HUT ke-8 NIPAH PARK Hadirkan Barasuara, Pengunjung Tembus 11 Ribu

NIPAH PARK itu mengambil konsep bangunan yang ramah dengan pejalan kaki, makanya di depannya tidak ada ruang untuk mobil. Ruang untuk mobil (drop-off) dibuang ke samping dan parkiran di atas. Sehingga di depan, orang bisa berinteraksi, memegang arsitekturnya, memotret arsitektur gedung dan landscapenya. Orang-orang bisa merasakan bangunan ini sangat ramah terhadap manusia. Bayangkan kalau semua bangunan di Makassar bahkan di Indonesia seperti NIPAH PARK, betapa banyak interaksi-interaksi positif oleh masyarakat perkotaan yang lahir. Ada ruang publik, ada kegiatan,” ungkapnya.

Kang Emil, sapaan akrabnya, juga menambahkan NIPAH PARK membuktikan selama covid sangat disukai karena kombinasi antara belanja indoor tetapi ada ruang terbuka sehingga sirkulasi lebih baik, ada udara segar mengalir.
“Aktivitas jual belinya sama dengan mal lain, tetapi diferensiasi NIPAH PARK secara bangunan lebih ramah lingkungan, menghemat energi, ramah pejalan kaki,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video07 Agustus 2026 22:06
VIDEO: Dua Kelompok Bentrok di Kampus UNM Parang Tambung, Belasan Kaca FMIPA Pecah
SULSELSATU.com – Dua kelompok terlibat saling serang di Kampus Parang Tambung, Universitas Negeri Makassar, Jumat (07/8/2026). Aksi penyerangan ...
Makassar07 Agustus 2026 21:26
Di Balik Sukses Ekspor Udang Indonesia, Kepala Barantin Pastikan Layanan Karantina Berjalan Optimal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Karantina Indonesia (Barantin) memastikan sistem layanan karantina terus berjalan optimal untuk mendukung daya ...
News07 Agustus 2026 20:39
Anggota DPR RI Meity Rahmatia Kecam Penganiayaan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia mengecam keras penganiayaan dan pemerkosaan seorang mahasiswa yang terjadi...
Ekonomi07 Agustus 2026 20:37
BPKH dan Bank Muamalat Perkuat Sinergi, Dorong Digitalisasi Layanan Haji dan Ekonomi Syariah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memperkuat kolaborasi strategis untuk mengemb...