Logo Sulselsatu

Mahasiswa Kalla Institute Kembangkan Aplikasi dan Perangkat Prototipe IoT Smart Garden

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 08 Agustus 2022 17:00

Mahasiswa Prodi Sistem Informasi Kalla Institute mengembangkan aplikasi Smart Garden (dokumen: Kalla Institute).
Mahasiswa Prodi Sistem Informasi Kalla Institute mengembangkan aplikasi Smart Garden (dokumen: Kalla Institute).

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Mahasiswa Prodi Sistem Informasi Kalla Institute mengembangkan aplikasi dan perangkat Prototipe IoT Smart Garden. Pengembangan ini merupakan hasil dari project final pada kelas Internet Of Things (IoT).

Prodi Sistem Informasi Kalla Institute mengharuskan mahasiswa untuk membuat sebuah inovasi. Kelas IoT merupakan salah satu mata kuliah pilihan bagi mahasiswa prodi Sistem Informasi semeseter 6.

Mata kuliah IoT menjadi pilihan bagi berbagai jurusan IT di beberapa kampus dikarenakan IoT kini menjadi teknologi yang banyak dibutuhakan terutama pada dunia Industri.

Baca Juga : Kalla Institute Masuk Lima Besar KRISAN Fellowship, Perkuat Kampus Inklusif di Makassar

Secara Umum IoT merupakan sebuah konsep di mana suatu benda atau objek ditanamkan teknologi-teknologi seperti sensor dan software dengan tujuan untuk berkomunikasi, mengendalikan, menghubungkan, dan bertukar data melalui perangkat lain selama masih terhubung ke internet.

IoT memiliki hubungan yang erat dengan istilah machine-to-machine atau M2M. Seluruh alat yang memiliki kemampuan komunikasi M2M ini sering disebut dengan perangkat cerdas atau smart devices. Perangkat cerdas itu diharapkan dapat membantu kerja manusia dalam menyelesaikan berbagai urusan.

Ketua project yang juga mahasiswa prodi sistem informasi Arman mengatakan bahwa kegiatan itu sangat menantang sekaligus menyenangkan.

Baca Juga : HR Collegia Kalla Institute Perkuat Kompetensi Praktisi HR

“Pada project final kali ini menurut kami sangat menantang karena mengharuskan kami untuk menganalisis kebutuhan sensor dalam perawatan tanaman sekaligus pembuatan prototypenya selama 1 minggu. Setelah itu kami harus mempresentasikan serta mendemonstrasikannya,“ jelas Arman dalam keterangan resmi Kalla Institute, Senin, (8/8/2022).

Pada kelas IoT itu mahasiswa dibekali pemahaman tentang dasar-dasar IoT dimulai dari kebutuhan pada setiap layer-layer IoT. Seperti kebutuhan hardware mikrokontroler, sensor atau aktuator, layer koneksi atau gatewey, hingga kebutuhan layer Aplikasi untuk menampilkan hasil pembacaan sensor.

Mahasiswa sangat antusias dalam mengikuti perkuliahan karena dapat langsung melakukan praktik pembuatan perangkat IoT. Project Smart Graden yang dibuat menerapkan 3 buah sensor yaitu sensor kelembapan, sensor hujan, dan sensor suhu.

Baca Juga : Kalla Institute dan Politeknik Indonesia Dampingi Industri Kue Tradisional Gowa Go Digital

Perangkat yang dibuat akan mendeteksi kebutuhan air pada tanaman yang akan ditampilkan pada aplikasi website menggunakan webserver adafruit, jika kelembapan tanah berkurang maka pompa air akan otomatis menyiram tanaman, namun juga dapat dilakukan penyiraman secara manual dengan tombol yang disediakan pada aplikasi.

Dosen pengampu mata kuliah IoT, Muhammad Syafaat menjelaskan, bahwa dengan perangkat Smart Garden para petani ataupun petugas taman dapat memonitoring dan mengontrol kebutuhan air tanaman dimana pun dan kapan pun.

“Saya berharap mahasiswa pada kelas ini dapat memahami secara mendasar teknologi IoT sehingga mereka dapat melakukan implementasi secara langsung dilapangan dan juga dapat ikut andil dalam pengembangan teknologi di dunia Industri melalui inovasi teknologi IoT,” ungkap Faat sapaan akrabnya.

Baca Juga : Kalla Institute Berdayakan UMKM Perempuan di Maros Lewat Digitalisasi dan Teknologi

Ke depan pengembangan perangkat yang telah dibuat oleh mahasiswa tidak hanya sebatas melakukan monitoring dan kontrol, namun juga dapat melakukan analisis data dengan Artficial Intelligen yang diperoleh dengan perangkat IoT.

Nantinya hasil analisis data itu akan membantu pengambilan keputusan para petani dalam perawatan tanaman mereka.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar23 September 2026 20:43
Kalla 10K 2026 Gandeng PASI, 4.500 Pelari Siap Ramaikan Pantai Losari
SULSELSATU.com,cMAKASSAR – Kalla 10K 2026 siap digelar di Anjungan Pantai Losari, Makassar, pada 10–11 Oktober 2026 mendatang. Sebanyak 4.500 pese...
Politik23 September 2026 15:27
Isu Appi Pindah Partai Menguat, Demokrat Sulsel Pilih Tunggu Sikap Resmi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai Demokrat Sulawesi Selatan mulai membuka ruang bagi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi di tengah m...
OPD23 September 2026 15:22
Andi Tenri Indah Desak Kepastian Gaji ASN Dinsos Sulsel hingga Akhir Tahun
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Persoalan kecukupan anggaran untuk pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Sela...
Makassar23 September 2026 15:04
Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar ...