Logo Sulselsatu

Yayasan Hadji Kalla Bersama Forum Komunitas Hijau Kolaborasi Tanam Seribu Pohon di Kota Makassar

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 08 Agustus 2022 15:56

Yayasan Hadji Kalla bersama Forum Komunitas Hijau menanam pohon di Jalan Metro Tanjung Bunga (dokumen: YHK).
Yayasan Hadji Kalla bersama Forum Komunitas Hijau menanam pohon di Jalan Metro Tanjung Bunga (dokumen: YHK).

SULSELSATU.com, MAKASSARYayasan Hadji Kalla (YHK) bersama Forum Komunitas Hijau (FKH) berkolaborasi menanaman 1.000 pohon di kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga, Minggu (7/8/2022) kemarin.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap program proritas Pemerintah Kota Makassar dalam peningkatan kualitas dan kuantitas Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai solusi dalam mitigasi perubahan iklim.

Adapun jenis pohon yang ditanam, seperti ketapang kencana, salam dan sirsak. Gerakan penanaman pohon ini mengusung tema “Aksi Hujau Tangguh Iklim” yang diikuti ratusan orang dari berabgai instansi, seperti Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Kalla Institute, berbagai komunitas peduli lingkungan hidup, komunitas body shop serta mahasiswa pecinta alam.

Baca Juga : Pengembangan SDM Muda, Kolaborasi Perdana Yayasan Hadji Kalla dan Avamora

“Total pohon yang ditanam sebanyak 2.000 pohon, terdiri atas 1.000 yang ditanam di kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga dan 1.000 pohon lagi disebar di kecamatan, kelurahan dan sekolah-sekolah di Kota Makassar. Kolaborasi terintegrasi seperti ini memang sangat dibutuhkan dalam peningkatan kualitas dan kuantitas Ruang Terbuka Hijau yang secara efektif berdampak peningkatan upaya mitigasi perubahan iklim,” ungkap Sapril Akhmady, Manager Humanity & Environment Yayasan Hadji Kalla.

Berdasarkan hasil survei FKH Makassar pada Januari 2020 dengan sampling 14 kecamatan di Kota Makassar, menemukan bahwa sebanyak 48 persen warga mengetahui apa itu perubahan iklim, tetapi 81.45 persen diantaranya tidak mengetahui dampak perubahan iklim yang terjadi di sekitar lingkungan mereka. Kemudian, sebanyak 78.65 persen warga tidak mengetahui apa yang harus dilakukan dalam memitigasi dampak perubahan iklim tersebut.

“Yang menarik adalah bahwa 4 kecamatan yang dihuni warga dengan pendapatan rendah terungkap bahwa kondisi kesehatan lingkungan, terutama malaria dan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) meningkat. Selain itu, berubahnya pola cuaca berpengaruh pada pendapatan mereka,” sebut Ahmad Yusran, Ketua FKH Sulsel.

Baca Juga : Program Desa Bangkit Sejahtera LAZ Hadji Kalla Dorong Kemandirian Petani Loka Pere di Majene

Hasil temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan validasi bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar dan pemangku kepentingan lainnya yang menemukan beberapa poin, diantaranya pengetahuan dan pemahaman dampak dan risiko perubahan iklim warga kota masih minim. Kemudian, kualitas dan kuantitas RTH juga masih minim.

Catatan lainnya ialah partisipasi dan kolaborasi para pihak yang masih kurang dalam mendukung eksistensi fungsi RTH dalam mitigasi perubahan iklim. Selain itu, program pengembangan RTH tidak berbasis komunitas dan kolaboratif.

Untuk itu, dibutuhkan gerakan bersama pemerintah, swasta, komunitas, akademisi dan media seperti “Aksi Hijau Tangguh Iklm” untuk mengatasi berbagai persoalan lingkungan. Kegiatan ini juga dalam rangka menyambut menyambut HUT Republik Indonesia ke-77 serta HUT ke-70 KALLA.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News11 Agustus 2026 15:55
Pelindo Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk 200 Warga Wajo
Sebanyak 200 warga Kecamatan Wajo, Kota Makassar, mendapat pemeriksaan kesehatan gratis melalui Program Pelindo Peduli...
Metropolitan11 Agustus 2026 15:21
Ungkap Kasus Besar dan Sumbang Gagasan Baru Penegakan Hukum Indonesia, IPTU Abdillah Makmur Raih Gelar Doktor
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pengalaman panjang mengungkap berbagai perkara kriminal kini dibawa ke ruang akademik. Abdillah Makmur, anggota Kepol...
Ekonomi11 Agustus 2026 13:03
PLN UIP Sulawesi Bekali UMKM Bantaeng Strategi Pemasaran Digital
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat pemberdayaan pelaku UMKM di Desa Bonto Tiro, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, me...
Bisnis11 Agustus 2026 10:03
Spesial untuk Konsumen Palopo, Luwu Raya dan Toraja, Asmo Sulsel Siapkan DP Hanya Rp600 Ribu
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menghadirkan sejumlah promo sepeda motor Honda bagi masyarakat Palopo, Luwu Raya, dan Toraja....