Logo Sulselsatu

Komitmen Good Mining Practice PT Vale Diapresiasi Menteri ESDM

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 16 Agustus 2022 14:24

Menteri ESDM, Arifin Tasrif didampingi CEO PT Vale Febriany Eddy saat berkunjung ke area tambang di Blok Sorowako (dokumen: PT Vale)
Menteri ESDM, Arifin Tasrif didampingi CEO PT Vale Febriany Eddy saat berkunjung ke area tambang di Blok Sorowako (dokumen: PT Vale)

SULSELSATU.com, LUWU TIMUR – Komitmen PT Vale Indonesia Tbk ( PT Vale) dalam menerapkan good mining practice hingga usia 54 tahun ini diapresiasi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif.

Meski singkat, Arifin Tasrif mendapat kesan bahwa PT Vale yang telah beroperasi sejak tahun 1968 betul-betul memelihara komitmennya. Ia menilai, PT Vale tidak hanya mengoptimalkan sumber daya mineral tetapi juga dapat dilihat pengelolaan lingkungan yang baik.

“Kita saksikan di nursery dilakukan banyak kegiatan untuk bisa mengembalikan jenis-jenis tanaman endemik yang sebelumnya disingkirkan oleh aktivitas penambangan, namun kemudian ada usaha untuk menanamnya kembali,” ujarnya, dalam kunjungannya ke PT Vale Blok Sorowako, Sabtu, (13/8/2022) lalu.

Baca Juga : Kedok APL Mulai Terbongkar, Gakkum Buru Jaringan Mafia Perambahan Hutan Lindung Loeha

Arifin berharap PT Vale terus menjaga good mining practice dan terus mengoptimalkan produksi nikel.

“Saya melihat sarana pembangunan pabrik pertama sampai hari ini sudah meningkat. Kami ucapkan penghargaan kepada manajemen PT Vale yang terus berupa mengoptimalkan pengelolaan sumber daya mineral kita, khususnya nikel, sehingga bisa menjadi salah satu pemimpin dan contoh,” ungkapnya.

Selama dua hari kunjungan rombongan melihat langsung bagaimana fasilitas lapangan, hingga praktik pertambangan nikel berkelanjutan yang telah dilakukan PT Vale sejak beroperasi 54 tahun belakangan di Blok Sorowako, Luwu Timur.

Baca Juga : PT Vale dan Masyarakat Adat di Wonua Mekongga Satukan Persepsi Jaga Keberlanjutan Sosial-Ekonomi

Hari pertama, menteri dan rombongan langsung meninjau operasi PT Vale Blok Sorowako dengan mengunjungi control room utilities dan area penambangan di Keiko Nayoko. Di sana mereka menyaksikan aktivitas penambangan bahan baku nikel, sekaligus melihat lahan reklamasi bekas galian tambang.

Menteri yang merupakan mantan Duta Besar Indonesia untuk Jepang tersebut mendapat penjelasan dari Manager Mines PT Vale, M Rizal Baslang tentang proses penambangan bahan baku nikel, fasilitas yang digunakan hingga rangkaian pengolahan nikel.

Di sana rombongan juga melihat truk listrik yang baru diluncurkan PT Vale, yang merupakan bagian dari upaya menekan emisi karbon. Arifin tampak kagum melihat kendaraan yang mampu mengangkut material 70 ton tersebut dioperasikan seorang perempuan.

Baca Juga : PT Vale dan Pemkab Morowali Kolaborasi Kembangkan Desa Wisata Unsongi

Di sela-sela kunjungan tersebut, CEO PT Vale Febriany Eddy mengatakan, truk listrik ini bagian dari usaha untuk menepati janji kami menekan 30 persen emisi karbon pada 2030 dan target netral karbon pada 2050.

“Truk listrik ini sebagai wujud komitmen perseroan dalam menerapkan pertambangan berkelanjutan. Selain itu, kita juga berusaha melibatkan perempuan untuk aktif berkontribusi di tambang. Yulianti Marcelina adalah salah satu dari 30 karyawan perempuan yang kami percaya mengemudikan alat berat di lingkungan PT Vale,” tuturnya.

Rombongan kemudian bertolak meninjau kebun pembibitan, nursery seluas 2,5 hektar yang aktif memproduksi bibit pohon untuk rehabilitasi lahan pascatambang. Di sana, menteri ESDM aktif bertanya seputar upaya PT Vale melestarikan pohon endemik setempat. Dia juga sempat menanam anakan dengen, pohon khas Sorowako di Nursery.

Baca Juga : MIND ID Kawal Proyek Strategis PT Vale di Pomalaa, Fokus pada Hilirisasi Berkelanjutan

Tak sampai di situ, di Wooden House Nursery mereka diperkenalkan berbagai produk UMKM binaan PT Vale, kemudian lanjut mendatangi Danau Matano.

Febriany menjelaskan, selama beroperasi, Danau Matano masih terjaga kejernihan air dan flora faunanya.

“Kami mengelola limbah air tambang dengan fasilitas Lamella Gravity Settler yang mampu menjernihkan air hingga di bawah baku mutu. Kita juga aktif melakukan bersih-bersih danau dengan masyarakat,”jelasnya.

Baca Juga : PT Vale Perkuat Hilirisasi Nikel, Produksi Semester I 2026 Hampir 30 Ribu Ton

Terakhir, Arifin meninjau Balambano, salah dari tiga fasilitas PLTA PT Vale yang mampu mengurangi emisi CO2 lebih dari 1 juta ton CO2eq setiap tahunnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Kriminal16 Agustus 2026 14:24
KPH Larona Tempuh Jalur Hukum Hadapi Mafia Perambahan Berkedok APL
Manuver Asosiasi Petani Lada atau APL Loeha Raya yang terus membangun narasi pembelaan terhadap pelaku perambahan mulai berhadapan dengan fakta hukum ...
Politik16 Agustus 2026 13:05
Hanura Sulsel Ziarah ke TMP Panaikang, Andi Muhammad Tegaskan Komitmen Nasionalisme dan Demokrasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sulawesi Selatan menggelar ziarah dan tabur bunga...
Nasional16 Agustus 2026 12:59
Gempa Flores Ganggu Layanan TelkomGroup, Tim Teknis Dikerahkan Percepat Pemulihan
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyampaikan adanya penurunan kualitas layanan TelkomGroup di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pa...
News16 Agustus 2026 12:30
Asmo Sulsel dan Polsek Somba Opu Edukasi #Cari_Aman Pelajar SMA Hasanuddin Gowa
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) bersama Polsek Somba Opu memperkuat edukasi keselamatan berkendara bagi pelajar melalui kegiatan safety rid...