Logo Sulselsatu

Tingkatkan Kompetensi Guru Kejuruan, Kalla Institute Fokus Beri Materi BMC

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 07 September 2022 15:34

Dosen Prodi Kewirausahaan Kalla Institute jadi pemateri di pelatihan guru kejuruan (dokumen: ist)
Dosen Prodi Kewirausahaan Kalla Institute jadi pemateri di pelatihan guru kejuruan (dokumen: ist)

SULSELSATU.com, MAKASSARKalla Institute yang merupakan kampus dibawah naungan Yayasan Hadji Kalla dan Kalla Group turut andil dalam peningkatan kompetensi guru kejuruan.

Kegiatan pelatihan guru kejuruan tersebut berlangsung hingga 12 September 2022 di BPPMPV KPTK Gowa Jalan Diklat No. 30 Dusun Tambung, Desa, Paccellekang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa.

Jumlah peserta yang ikut mencapai 20 orang guru SMK yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia timur.

Baca Juga : Kalla Institute Dampingi UMKM Sambusa di Pangkep Go Digital dan Tingkatkan Produksi

Dalam pelaksanaannya, ada 3 dosen Prodi Kewirausahaan Kalla Institute yang hadir sebagai pemateri. Mereka adalah Ketua Program Studi Andi Fauziah Yahya, Ketua Inkubator Bisnis Kalla Institute Taufan Gunawan, dan Dosen Kewirausahaan Mardiatul Jannah.

Materi pertama terkait Technopreneurship dibawakan langsung Oleh Ketua Prodi Kewirausahaan Kalla Institute Ibu Andi Fauziah Yahya. Kemudian dilanjutkan oleh tim dosen kewirausahaan Kalla Institute dengan pembahasan terkait Determining the problem-solution and market segmentation, unique value of the product, customer relationship and customer segments oleh Muhammad Taufan Gunawan.

Selanjutnya materi terkait three keys of business dibawakan oleh Mardiatul Jannah dan ditutup dengan materi terkait cost and revenues in business oleh Andi Fauziah Yahya.

Baca Juga : Dies Natalis Ke-7 Kalla Institute Hadirkan Aksi Sosial dan Forum Kepemimpinan

Tafan Gunawan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komunitas Tangan di Atas Sulsel mengatakan, pelatihan Bussines Model Canvas (BMC) ini sangat bermanfaat untuk para guru, khususnya para guru SMK yang akan mengembangkan program kewirausahaan di sekolahnya.

“Dengan memahami alur penyusunan BMC para guru dapat membimbing siswanya dalam hal penyusunan rencana bisnis. Terbukti diakhir kegiatan ditemukan banyak ide bisnis baru yang memang telah lama dipikirkan namun belum menemui gambaran implementasi model bisnis yang tepat,” jelasnya, Selasa, (7/9/2022).

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Upskilling dan Reskilling Guru Kejuruan Berstandar Industri bagi Guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bidang kelautan, perikanan, teknologi informasi dan komunikasi, Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Kelautan, Perikanan, Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPMPV KPTK). Salah satu materinya berfokus pada Technopreneurship.

Baca Juga : Kalla Institute dan Pelindo Regional 4 Makassar Jalin Kerja Sama Cetak SDM Siap Industri

Kegiatan itu dikonsep dalam bentuk Pelatihan Kewirausahaan dan pengenalan BMC bagi para guru agar bisa mendongkrak produktivitas dan memaksimalkan potensi mereka menjadi sebuah ide bisnis.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....