Logo Sulselsatu

Mahasiswa dan Akademisi di Sulsel Sepakat Kontrak Karya PT Vale Tak Diperpanjang

Asrul
Asrul

Jumat, 09 September 2022 20:40

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pasca Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan penolakan perpanjangan kontrak karya PT Vale dalam RDP dengan Panja Komisi VII DPR RI, dukungan mulai berdatangan.

Mulai dari DPRD Sulsel, mahasiswa hingga akademisi ramai-ramai menyampaikan dukungan tersebut. Pengamat ekonomi yang juga guru besar Unhas Prof Marsuki DEA menyatakan apresiasi tingginya terhadap Andi Sudirman Sulaiman.

“Kalau saya pak support habis itu. Kita memang memerlukan pemimpin pemimpin yang berani bersuara lantang untuk kepentingan rakyat. Masak dari dulu itu tambang Luwu Timur dikuasai orang luar di satu sisi kita hanya mampu melihat dan menonton saja,” beber Prof Marsuki DEA, Jumat (9/8/2022) di Makassar.

Baca Juga : Antisipasi Banjir, Berikut 4 Himbauan Pj Gubernur Sulsel

Atas usulan dan keputusan Gubernur Sulsel ini, lanjut Prof Marsuki, pemerintah pusat wajib memberikan dukungan dan realisasi pemutusan kontrak tersebut.

Sambil memberikan kewenangan kepada pemerintah lokal dalam hal ini Pemprov Sulsel dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk mencari pengelolaan tambang yang terbaik dan berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ada tiga hal yang menjadi catatan harus semua pihak atau stake holder saling bantu membantu. Pertama kekurangan administrasi atau regulasi, kedua kekurangan SDM, dan infrastruktur.

Baca Juga : BI Siap Support Pengembangan Sektor Pertanian, Perikanan, dan Peternakan di Sulsel

“Sekarang begini, tiga hal tersebut bisa kita selesaikan semua. Soal SDM perusahaan sekarang juga memakai SDM yang mereka sewa. Kenapa kita tidak bisa begitu. Ini kan soal keberanian saja, dan kami support penuh keinginan pemerintah provinsi ini melalui pak gubernur,” ujar Prof Marsuki.

Sementara itu, sekitar 500 massa mahasiswa yang tergabung dalam “Aliansi Mahasiswa Sulawesi Selatan” menggelar aksi unjuk rasa menolak perpanjangan kontrak karya PT Vale Indonesia di depan kantor DPRD Provinsi Sulsel, Jumat (9/9/2022).

Penanggung jawab aksi sekaligus jenderal lapangan, Hanrianto mengatakan selama kurang lebih 54 tahun, PT Vale Indonesia yang sahamnya sebagian besar milik asing menguasai dan mengeruk sumberdaya alam Indonesia sama sekali tidak memberi manfaat yang maksimal bagi pemerintah dan masyarakat Sulsel.

Baca Juga : Gelar GPM di Bone, Pj Gubernur Sulsel Pastikan Stok Beras Aman Hingga Juni 2024

“Sulsel merupakan salah satu daerah penghasil tambang nikel terbesar dikelola PT Vale Indonesia. Namun hingga saat ini, sudah 54 tahun tidak ada sumbangsih riil yang dirasakan pemerintah dan rakyat di Sulsel. Kami hanya menjadi penonton melihat kekayaan tanah air di daerah kita dikeruk hanya untuk kepentingan asing”, kata Hanrianto.

Selama ini, lanjut Hanrianto, hasil eksploitasi nikel dikirim ke luar negeri dengan harga yang tinggi dan mayoritas keuntungannya justru memperkaya pihak asing sebagai pemilik saham.

“Masyarakat tidak lebih dilibatkan sebagai buruh yang kerja secara fisik tapi tidak pada peningkatan kesejahteraan perekonomian secara umum kepada masyarakat Sulsel”, tandasnya.

Baca Juga : Usai Tanam Sukun, Pj Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Darurat dan Logistik Longsor di Kabupaten Luwu

Dengan demikian, katanya, jelang berakhirnya kontrak karya PT. Vale Indonesia, Aliansi Mahasiswa Sulsel menilai sebaiknya lahan eks PT Vale nantinya dikelola secara mandiri oleh Pemprov Sulsel melalui BUMD dipastikan manfaatnya bakal dirasakan langsung oleh masyarakat Sulsel.

“Jika pengelolaan dipercayakan ke anak bangsa dan anak daerah sendiri, maka tentu akan memberi peluang bergeraknya perekonomian daerah. Pembangunan smelter, Bandara, Pembangkit Listrik Tenaga Air bakal terbangun guna mendukung kelancaran operasional tambang tersebut. Dan ini sangat berdampak pada tumbuhnya perekonomian masyarakat dan daerah,” tegasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Berita Utama04 Maret 2024 15:15
Kuasa Hukum Tersangka Pembobolan Kotak Suara di Jeneponto Ajukan Praperadilan
SULSELSATU.com,JENEPONTO – Saiful yang merupakan Kuasa Hukum tersangka dugaan Pembobolan Kotak Suara, AA dan FB di Gedung PPK Bangkala Barat, re...
Pendidikan04 Maret 2024 15:00
Praktik Sosial ESG PT Pegadaian Dorong Inovasi dan Kreativitas di Berbagai Universitas Seluruh Indonesia
PT Pegadaian dengan bangga mempersembahkan The Gade Creative Lounge (TGCL). Ruang belajar kolaboratif modern untuk memfasilitasi pertukaran ide, inova...
Sulsel04 Maret 2024 14:35
PT Vale Bersama PSM Makassar Kolaborasi Kembangkan Ekonomi Kreatif Lokal UMKM dan Olahraga
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) kolaborasi dengan klub sepak bola PSM Makassar melalui program Pemberdayaan Masyarakatnya (PPM) mengintegrasikan penge...
Berita Utama04 Maret 2024 14:32
Polres Jeneponto Resmi Tetapkan Tersangka Pelaku Pembobolan Kotak Suara di Gedung PPK Bangkala Barat
SULSELSATU.com, JENEPONTO – Dua orang terduga pelaku pembobolan kota suara di Gedung PPK Kecamatan Bangkala Barat Inisial AA dan FB resmi diteta...