Logo Sulselsatu

VIDEO: Viral, Preman Sungkem Usai Tau Yang Dipalak Pasukan Elit TNI

Andi
Andi

Selasa, 20 September 2022 00:04

SULSELSATU.com – Aksi preman palak pasukan elit di Bekasi, Jawa Barat viral di media sosial.

Usai mengetahui bahwa korban merupakan pasukan elit TNI preman langsung sungkem.

Peristiwa ini terjadi tepatnya di Kampung Buni Bhakti, Babelan, Bekasi.

Kejadian ini berawal dari korban yang sedang berkendara menggunakan mobil pribadi bersama keluarga.
Tiba-tiba ia dihentikan oleh pelaku dan dimintai sejumlah uang.

Awalnya, sang preman kampung tersebut tidak mengetahui bahwa korbannya adalah anggota TNI.

Sampai akhirnya, pelaku yang sadar korban merupakan prajurit TNI langsung bersimpuh

Usai viral, empat pelaku pemalakan kemudian ditangkap aparat kepolisian Polsek Babelan untuk dimintai keterangan.

Para pelaku akhirnya meminta maaf atas kejadian tersebut

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional11 Agustus 2026 17:57
Telkom dan Pemerintah Siapkan Indonesia Hadapi Ancaman Komputasi Kuantum
Pemerintah memperkuat langkah menghadapi potensi ancaman keamanan siber yang muncul seiring perkembangan teknologi komputasi kuantum....
News11 Agustus 2026 17:15
Tim Pengabdian Unhas Edukasi UMKM Perempuan Minasa Upa Pemasaran Berbasis AI
Pelaku UMKM perempuan di Desa Minasa Upa, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros mulai dibekali kemampuan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memperk...
Berita Utama11 Agustus 2026 17:02
BI Sulsel Musnahkan 4.144 Lembar Rupiah Palsu
Bank Indonesia (BI) bersama Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (BOTASUPAL) Sulawesi Selatan memusnahkan 4.144 lembar uang Rupiah palsu hasil ...
Opini11 Agustus 2026 16:42
OPINI: Ketika Yang Salah Bukan Murid, Melainkan Cara Kita Membacanya
Ada satu pertanyaan yang selalu saya bawa setiap kali memasuki sekolah. Mengapa ada murid yang datang terlambat? Mengapa ada yang memilih tidak masuk ...