Logo Sulselsatu

Tingkatkan Taraf Hidup Masyarakat, PT Vale Dukung Pengentasan Permukiman Kumuh Kampung Bajo Anaiwoi Kolaka

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Minggu, 08 Januari 2023 14:20

Peletakan Batu Pertama program tersebut yang berlangsung Kamis (05/01/2022) di Kawasan Anaiwoi (dokumen: istimewa)
Peletakan Batu Pertama program tersebut yang berlangsung Kamis (05/01/2022) di Kawasan Anaiwoi (dokumen: istimewa)

SULSELSATU.com, KOLAKAPT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) berikan andil pembiayaan program Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT) Kawasan Anaiwoi, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka.

Bantuan pembiayaan yang diberikan sebesar Rp1,076 miliar. Bantuan tersebut menjadi bagian dari Program Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (PPM).

Dukungan PT Vale dilaksanakan secara formal pada acara Peletakan Batu Pertama program tersebut yang berlangsung Kamis (05/01/2022) di Kawasan Anaiwoi. Acara ini dihadiri Bupati Kolaka Ahmad Safei, Wakil Bupati Kolaka Muh. Jayadin, Sekda Kolaka Poitu Murtopo, Para Pimpinan OPD, Pimpinan BUMN dan BUMD, tokoh adat, dan perwakilan manajemen PT Vale.

Baca Juga : 23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia

Bupati Kolaka Ahmad Safei menyampaikan apresiasinya terhadap pihak yang mendukung program ini, termasuk pemerintah pusat dan provinsi yang menjadikan penataan kampung Anaiwoi sebagai program prioritas.

“Kolaka menjadi satu-satunya kabupaten di Sulawesi Tenggara yang menerima bantuan pendanaan. Secara nasional, Dana Alokasi Khusus (DAK) Integrasi untuk kawasan Anaiwoi adalah salah satu dari 13 kabupaten/kota se-Indonesia,” jelasnya.

Ahmad juga menambahkan, Pemkab Kolaka menyadari betul kesuksesan program ini perlu komitmen bersama antara pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan nasional.

Baca Juga : PT Vale Perkuat ESG 2025, Investasi Lingkungan Tembus US$43,79 Juta

Program di Anaiwoi ini di antaranya melibatkan perbaikan atau rehabilitasi rumah warga dan perbaikan jembatan. Kawasan Anaiwoi ini merupakan hunian atau perkampungan suku Bajo, suku yang dikenal mendiami wilayah pesisir dengan tradisi sebagai penjelajah laut dan penyelam tangguh.

Sementara itu, Senior Manager External Relations PT Vale Blok Pomalaa Hasmir menjelaskan, PT Vale beri andil dalam program ini karena manfaatnya begitu besar dalam upaya peningatan taraf hidup masyarakat, tidak saja dari sektor ekonomi dan kesehatan tapi pelestarian budaya.

“Program ini sangat bagus dan tepat sasaran, masyarakat di permukiman Kampung Bajo dapat meningkatkan taraf hidup mereka sehingga kualitas hidupnya lebih baik,” jelasnya.

Baca Juga : PT Vale Operasikan Tiga Blok Tambang, Perkuat Produksi Nikel Nasional

Hasmir menuturkan, kawasan ini juga jika ditata dapat menjadi daerah tujuan wisata, apalagi lokasinya tidak jauh dari Bandara Kolaka di Kecamatan Tanggetada.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video04 Mei 2026 22:39
VIDEO: Viral, Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasning, K...
Metropolitan04 Mei 2026 20:18
Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning, Camat Panakkukang: Sudah Ditegur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasnin...
Video04 Mei 2026 20:17
VIDEO: Warga Siram Ban Dibakar Mahasiswa HMI saat Aksi di Parepare
SULSELSATU.com – Aksi demonstrasi mahasiswa di Parepare diwarnai insiden penyiraman ban. Peristiwa terjadi di Jalan Sudirman, Senin (4/5/2026). Seor...
Hukum04 Mei 2026 20:16
Pria Pengangguran Asal Palopo Curi Motor Warga Maros, Ditangkap di Pangkep
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria pengangguran bernama Apriansyah (36), asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi usai...