Logo Sulselsatu

Legislator DPRD Makassar Tolak Opsi 7 Daerah Pemilihan Pada Pileg 2024

Asrul
Asrul

Minggu, 08 Januari 2023 21:07

Ilustrasi (Int)
Ilustrasi (Int)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar agar tidak mengubah jumlah Daerah Pemilihan (Dapil) pada Pemilu 2024 mendatang, apalagi ada perubahan jumlah Dapil, dari 5 menjadi 7 Dapil.

Dimana KPU Makassar memiliki tiga opsi, pertama seperti Pemilu 2019 lalu, kedua kecamatan Sangkarrang yang dulunya Dapil 2, akan dimasukkan ke Dapil 1, bergabung dengan kecamatan Ujung Pandang, Makassar dan Rappocini.

Sedangkan pada opsi ketiga ada 7 Dapil yakni Dapil I ;Makassar, Ujungpandang, Wajo dan Bontoala. Dapil 2; Tallo, Ujung Tanah dan Kepulauan Sangkarang. Dapil 3; Panakukang, Tamalanrea, Dapil 4 ; Biringkanaya, Dapil 5; Manggala, Dapil 6; Mariso, Mamajang, Rappocini dan Sementara Dapil 7; Tamalate.

Baca Juga : Legislator PDIP Tenri Uji Soroti Kebijakan Pemkot Makassar Tertibkan PKL di Barombong

Anggota DPRD Kota Makassar, Aswar mengatakan sebelumnya KPU Makassar hanya menyebutkan hanya ada opsi 5 Dapil pada Pemilu 2024 nanti, namun tiba-tiba berubah menjadi 7 Dapil.

“Kalau opsi pertama dan kedua mungkin kami terima,” katanya.

Politikus PKS ini menyebutkan jika yang mengetahui ini hanya KPU Kota Makassar yang seharusnya tidak memasukan opsi ketiga.

Baca Juga : Legislator PDIP Udin Malik Dorong Kesadaran Arsip Vital di Makassar saat Lakukan Pengawasan

Bahkan kata dia, dengan adanya 7 Dapil ini hanya menguntungkan partai-partai besar sementara partai-partai kecil akan dirugikan.

“Dengan perhitungan pembagi saya kira untungkan partai besar dan tertutup bagi partai kecil,” bebernya.

Irwan Djafar melanjutkan jika dirinya menolak opsi tersebut. “Saya tolak opsi ini, karena kami sudah melakukan sosialisasi namun KPU datang memecah Dapil,” tegasnya

Baca Juga : Dewan Desak Pemkot Makassar Tak Tanggung Beban Fasum-Fasos GMTD yang Belum Diserahkan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar menolak permintaan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar yang hanya menginginkan menggunakan 5 Daerah Pemilihan (Dapil) pada Pemilu 2024 nanti.

Padahal KPU telah menetapkan 3 opsi salah satunya menambah Dapil dari 5 menjadi 7 Dapil.

“Bisa tidak bisa ya. Saya kira sudah tidak bisa karena tahapannya sudah selesai,” kata ketua KPU Kota Makassar, Farid Wajdi di hadapan anggota DPRD Kota Makassar baru baru ini.

Baca Juga : Legislator Makassar Umiyati Dorong Transparansi Data Pajak, Minta Bapenda Lebih Proaktif

Usulan tiga opsi tersebut karena KPU Kota Makassar telah menyerahkan hasil pembentukan atau pemetaan Dapil 2024 nanti ke KPU Provinsi Sulawesi Selatan dan saat ini kata dia sudah ada di KPU RI.

“Secara pemetaan Dapil sudah selesai dan saat ini sudah ada di tingkat pusat (KPU RI),” bebernya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...
News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...