Logo Sulselsatu

Bentrok Buruh Tambang di Morowali Utara, 2 WNA dan 1 WNI Tewas

Hendra
Hendra

Minggu, 15 Januari 2023 18:26

Polisi berjaga-jaga di lokasi tambang PT GNI buntut bentrok yang telan 3 korban jiwa. (Foto: Int)
Polisi berjaga-jaga di lokasi tambang PT GNI buntut bentrok yang telan 3 korban jiwa. (Foto: Int)

SULSELSATU,COM, MAKASSAR – Bentok kembali terjadi di PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) di Morowali Utara, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (14/1/2023).

Akibat bentrokan maut ini, 2 orang TKA dan 1 TKI dilaporkan tewas.

“Ada korban meninggal 2 orang TKI dan 1 orang TKA. Kemudian ada 3 orang pekerja yang mengalami luka-luka,” kata Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto dikutip dari CNNIndonesia, Minggu (15/1/2023).

Baca Juga : Kecelakaan Kerja, Karyawan PT GNI Asal Toraja Tewas Usai Dump Truk Tergelincir

Bentrokan dipicu karena pihak keamanan perusahaan menahan sekitar 500 pekerja yang mencoba memasuki pos 4 pabrik smelter milik PT GNI untuk melakukan aksi mogok kerja.

Mogok kerja itu dilakukan usai tujuh dari delapan tuntutan mereka belum disetujui oleh pihak perusahaan.

“Karena dihalangi masuk sehingga ratusan pekerja itu melempari dan merusak kantor security. Kemudian mereka menerobos masuk di pos 4 lalu menuju ke mes karyawan dan membakar sebuah mes karyawan hingga rata dengan tanah,” ungkapnya.

Personel kepolisian bersama TNI yang tiba di lokasi, kata Didik, berusaha untuk menenangkan para pekerja. Namun menurut Didik upaya aparat itu tidak diterima sehingga terjadi adu mulut yang berujung pada pelemparan ke arah petugas.

“Kemudian ada karyawan dari divisi dump truck yang melintas di lokasi aksi mogok bekerja. Para pekerja langsung menyerang pekerja yang tidak ikut aksi mogok sehingga terjadi bentrok mengakibatkan ada 3 orang pekerja dari divisi dump truck yang mengalami luka di bagian badan dan 3 unit kendaraan roda dua dirusak,” jelasnya.

Pada saat yang bersamaan, kata Didik terjadi aksi saling kejar dan lempar yang mengakibatkan korban meninggal dunia dari pihak pekerja.

“Dalam aksi itu memakan korban jiwa hingga meninggal dunia, korban dari TKI sebanyak dua orang dan TKA satu orang meninggal dunia,” bebernya.

Didik menuturkan bahwa bentrok tersebut akhirnya bisa dikendalikan setelah petugas kepolisian melerai dua kelompok pekerja yang terlibat bentrok. Petugas juga mengimbau untuk membubarkan diri.

“Sementara untuk TKA diamankan dan dievakuasi di lokasi smelter 2 PT GNI,” ujarnya.

Akan tetapi, aksi pembakaran mes karyawan yang dilakukan sekitar 500 massa pekerja kembali terjadi dan merusak 5 unit kendaraan milik PT GNI.

“Mess karyawan wanita nyaris ikut terbakar. Petugas berhasil evakuasi karyawan wanita yang berada di dalam mes. Kemudian ada 5 mobil yang dibakar,” tuturnya.

Aksi pekerja pun terhenti setelah petugas kepolisian yang menggunakan kendaraan taktis untuk menghalau pergerakan para pekerja dan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

“Mereka juga menyerang dan melempari petugas sehingga diberikan tembakan gas air mata. Ada 69 orang kita amankan bersama barang buktinya,” kata dia.

(*)

 

 

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video18 Mei 2024 22:20
VIDEO: Anak Hilang Misterius Dijembatan Merah Makassar Ditemukan Meninggal Dunia di TPA Antang
SULSELSATU.com – Media sosial dihebohkan dengan anak hilang di jembatan merah, Makassar, Sulawesi Selatan. Anak tersebut berhasil ditemukan dala...
Kesehatan18 Mei 2024 21:35
Kupas Tuntas Penyakit Lupus, Waspada Autoimun
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penyakit Lupus atau umum dikenal Systemic Lupus Erythematosus merupakan penyakit reumatik autoimun yang menyerang be...
Video18 Mei 2024 20:37
VIDEO: Trafo Terbakar Depan Masjid Al-Khaeriyah Palopo
SULSELSATU.com – Sebuah trafo tiang listrik terbakar di depan Masjid Al-Khaeriyah, Wecudai, Palopo tiba-tiba meledak. Kejadian tersebut terjadi ...
Makassar18 Mei 2024 19:19
Kepala Humas UNM Edukasi Warga Tentang Perda Perlindungan Guru Sebagai Profesi Mulia
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Akademisi Universitas Negeri Makassar (UNM), Dr. Burhanuddin menjadi narasumber dalam sosialisasi penyebarluasan pera...