Logo Sulselsatu

Berikan Pengalaman Praktik Pertambangan PT Vale, Wapresdir PT Vale Jadi Dosen Tamu Prodi Magister Unhan

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 14 Februari 2023 10:54

Wakil Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) Adriansyah Chaniago saat jadi dosen tamu di Unhan (dokumen: istimewa)
Wakil Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) Adriansyah Chaniago saat jadi dosen tamu di Unhan (dokumen: istimewa)

SULSELSATU.com – Wakil Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) Adriansyah Chaniago bersama Bupati Luwu Timur Budiman menjadi narasumber dalam Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Universitas Pertahanan RI (Unhan), Rabu (8/02/2023).

Kegiatan KKDN online tersebut adalah bagian dari proses pembelajaran untuk persiapan penelitian tesis Mahasiswa Prodi Magister Ketahanan Energi Unhan. Dalam kesempatan ini, Adriansyah dan Budiman didaulat menjadi dosen tamu, untuk berbagi pengetahuan serta pengalaman terkait geliat program pengelolaan sumber daya energi yang selaras dengan isu ESG.

Di hadapan mahasiswa dan dosen, Adriansyah memaparkan pengalaman PT Vale dalam menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan selama 54 tahun beroperasi di Luwu Timur.

Baca Juga : PT Vale Paparkan Komitmen Keberlanjutan kepada Pemerintah Desa dan Kecamatan di Morowali

Ketahanan energi disebutnya bisa dibangun dengan praktik pertambangan berkelanjutan, seperti yang digaungkan PT Vale sejauh ini. “Kita di PT Vale menyadari bahwa bumi tidak bisa lagi menunggu. Kita perlu ambil bagian untuk menekan laju peningkatan suhu. Dibutuhkan banyak mineral, termasuk nikel untuk mendukung transisi energi yang diusung Pemerintah Indonesia di 2060,” ungkap Aad sapaan akrab Adriansyah.

Dia memprediksi permintaan nikel sulfat untuk kebutuhan pengembangan kendaraan listrik di 2025 akan meningkat pesat. Di sisi lain, dibutuhkan investasi yang cukup besar. Sementara, Indonesia masuk dalam salah satu negara penghasil nikel terbesar dunia. Adriansyah menyebut, sekitar 22 persen cadangan nikel dunia ada di Indonesia dan sebagian besar ada di Pulau Sulawesi.

PT Vale kata Adriansyah, akan memanfaatkan peluang tersebut lewat investasi proyek jangka panjang pengolahan nikel berkelanjutan di Blok Pemalaa, Site Morowali, dan Sorowako. Dia menerangkan, jika industri seperti PT Vale menempuh jalan panjang untuk sampai pada tahap menghasilkan produk ramah nikel.

Baca Juga : PT Vale Bersama BPBD dan Mitra Perkuat Edukasi Tanggap Bencana Bagi Siswa SD di Morowali

“Ironis jika bisa menikmati fasilitas kendaraan listrik namun harus meninggalkan beban bagi negara yang memiliki kekayaan nikel seperti Indonesia. Ini konsep harus jadi fokus kita, pengelolaan sumber daya ramah nikel seperti apa yang tidak menimbulkan beban di kemudian hari? Dari segi ESG, sektor penambangan masih dianggap hingh risk terutama wilayah Asia Pasifik di mana kita beroperasi,” jelasnya.

Selain itu Adriansyah juga mengurai peta jalan perseroan kita untuk menuju netral karbon di 2050. Untuk mencapai zero net carbon di 2050, PT Vale membagi dua tahap. Pertama sampai di 2030 yaitu program internal berupa optimisasi dengan mereview penggunaan energi diseluruh area.

“Lalu dilakukan study untuk efisiensi. Kedua replacement di beberapa area yang saat ini masih menggunakan bahan bakar fosil ke energi yang lebih ramah lingkungan. Termasuk pengadaan truk listrik dan uji coba bus listrik tahun depan. Kemudian untuk 2030-2050 melakukan inisiatif lain yang mendukung program,” bebernya.

Baca Juga : Kampanye Narasi Keberlanjutan, PT Vale Tegaskan Komitmen Good Mining Practices Lewat UKW

Sementara, Budiman pada sesinya memaparkan strategi kebijakan yang sudah, sedang, dan akan diambil oleh pemerintah Luwu Timur bersama PT Vale dalam melakukan optimalisasi tata kelola sumber daya energi.

Budiman menyebut, PT Vale telah memanfaatkan sumber daya energi dengan baik melalui pembangunan tiga pembangkit listrik dengan memanfaatkan Sungai Larona, satu dari 13 sungai yang menghidupi masyarakat Luwu Timur.

“Sungai Larona yang aliran hulu dan hilirnya ada di Luwu Timur yang dimanfaatkan PT Vale menjadi sumber energi listrik dan dapat menyumplai listrik 365 megawatt. Dari 365 megawatt, PT Vale menghibahkan ke masyarakat melalui pemerintah daerah 10,7 megawatt,” ujarnya.

Baca Juga : PT Vale Dukung Praktik Pertambangan Berkelanjutan di Pomalaa, Terbuka terhadap Masukan

Budiman juga merinci berbagai kerja sama yang dilakukan pemerintah bersama PT Vale. Di antaranya melalui pemberdayaan 38 desa di empat kecamatan dengan menyasar program berkelanjutan di berbagai sektor guna mendukung desa mandiri.

Keberhasilan program salah satunya tercermin dari masuknya Desa Matano dalam 50 anugrah desa wisata. “Biasanya tambang habis baru pariwisata masuk, tapi ini tambang ada dan pariwisata jalan di lokasi sekeliling tambang. Terima kasih kepada PT Vale karena program pemberdayaan menyentuh UMKM, sektor pertanian, pariwisata, sehingga mendorong sektor lain bertumbuh,” lanjutnya.

Keberadaan PT Vale di Sorowako membawa dampak besar. Tahun ini tidak ada lagi desa di Luwu Timur yang masuk dalam daftar desa tertinggal. APBD Luwu Timur 5 tahun terakhir usai Covid naik Rp1,7 triliun lebih, dengan lebih dari Rp500 miliar merupakan sumbangsih dari sektor galian.

Baca Juga : Update Proyek dan Hilirisasi dalam RDP DPR KomisI XII, PT Vale Indonesia Jelaskan Kepatuhan dan Kepastian Operasional

Ada beberapa capaian indikator makro yang juga ikut dirincikan Budiman, antara lain angka kemiskinan menurun dari sebelumnya 6,94 persen menjadi 6,81. Tingkat pengangguran terbuka juga turun 4,96 persen menjadi 4,48. Kemudian, indeks pembangunan manusia meningkat yaitu 73,92 persen.

Kehadiran Adriansyah maupun Budiman di Unhan terkait dengan fokus lokasi riset Prodi Magister Ketahanan Energi Unhan, yakni Sulawesi Selatan. Alasan lain, karena PT Vale dikenal dengan citra pengelolaan lingkungan yang baik, sehingga manajemen dan bupati Luwu Timur diundang untuk berbagai pemahaman terkait arah kebijakan tata kelola industri untuk optimasi sumber daya energi.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News12 Februari 2026 21:59
Siswa dan Guru 15 Sekolah Binaan PT SJAM Kunjungi Pabrik Motor Yamaha di Karawang
Siswa dan guru dari 15 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mendapat kesempatan melihat langsung proses produksi sep...
Sulsel12 Februari 2026 21:37
Pelindo Regional 4 Tegaskan Keselamatan sebagai Prioritas Utama di Upacara Bulan K3 Nasional
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 berpartisipasi dalam Upacara Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 Tin...
Pendidikan12 Februari 2026 21:27
Kalla Institute Tanamkan Nilai Pancasila Lewat Ruang Akademik dan Seni
Kalla Institute tanamkan nilai kebangsaan dengan pendekatan akademik dan kreatif kepada pelajar dan mahasiswa dalam kegiatan Seminar Pancasila dan Kew...
Video12 Februari 2026 21:24
VIDEO: Wanita 41 Tahun Bakar Toko Emas di Makassar dengan Bom Molotov
SULSELSATU.com – Seorang wanita berinisial SU (41) ditangkap polisi usai membakar toko emas di Jalan Somba Opu, Makassar, menggunakan bom moloto...