Logo Sulselsatu

Legislator PKS Makassar Yeni Rahman Ngamuk ke Dinas Sosial, Ini Persoalannya

Asrul
Asrul

Selasa, 14 Februari 2023 17:15

Tim BPBD Sulsel evakuasi warga terdampak banjir. (Foto: Ist)
Tim BPBD Sulsel evakuasi warga terdampak banjir. (Foto: Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Legislator PKS DPRD Kota Makassar Yeni Rahman melayangkan kritik keras ke Dinas Sosial yang dianggap tak maksimal menyalurkan bantuan ke warga yang menjadi korban banjir.

“Bansos (Bantuan sosial) malam baru datang, seharusnya lebih cepat,” kata anggota Komisi D itu, Selasa (14/2/2023).

Yeni menyebutkan tidak semua bantuan sosial tersebut ditempatkan di kantor Dinsos tapi harus ada di drop di kecamatan. Jika terjadi bencana maka pihak kecamatan atau kelurahan bisa lebih cepat menyalrurkan.

Baca Juga : Pengawasan di SMA 9, Yeni Rahman Temukan Kendala Regulasi dan Sarana

“Bagaimana alokasi anggaran (bencana) dititip di kantor lurah, biarkan mereka mencari (makanan) tapi sebenarnya itu miliki Dinsos,” ujarnya.

Seperti bencana banjir di Kota Makassar tiba-tiba datang pastinya Dinas Sosial kewalahan menjangu terutama akses jalan tempat banjir.

“Masa makanan ditunggu, kan lama apalagi ini dalam keadaan darurat,” bebernya.

Baca Juga : Legislator PDIP Tenri Uji Soroti Kebijakan Pemkot Makassar Tertibkan PKL di Barombong

Tak hanya itu, Yeni Rahman juga berharap dinas sosial memberi perhatian ke warga yang tak mengungsi.

“Orang yang tinggal juga di rumahnya karena banjir dia juga butuh perhatian,” ucapnya.

Tak kalah penting, pemerintah kota Makassar juga harus menyiapkan satgas bersih-bersih.

Baca Juga : Legislator PDIP Udin Malik Dorong Kesadaran Arsip Vital di Makassar saat Lakukan Pengawasan

“Jadi satgas banjir juga harus membantu membersihkan rumah, karena masyarakat tidak butuh makanan karena dia juga butuh bersih-bersih,” jelasnya.

Untuk diketahui banjir melanda sebagian besar Kota Makassar sejak Senin 13 Februari 2023 akibat curah hujan yang tinggi sejak pagi hari.

Berdasarkan data yang ditampung beberapa wilayah terkena banjir mulai dari Kecamatan Tallo (Rappokalling, Ujung Pandang baru, jalan Panampu) Mamajang (Bonto Lebang), Wajo (Jalan Bacan dan Irian) dan Kecamatan Panakkukang (Jalan Ketapang, AP Pettarani dan Gotong Royong).

Baca Juga : Dewan Desak Pemkot Makassar Tak Tanggung Beban Fasum-Fasos GMTD yang Belum Diserahkan

Selanjutnya di Kecamatan Biringkanaya (Jalan Lanraki dan Bumi Permata Sudiang) Tamalate (Hartaco Indah dan Jalan Andi Tonro) Bontoala (Kompleks Unhas dan Jalan Sibula Dalam) dan Kecamatan Makassar (Jalan Gunung Nona dan Jalan Pelanduk).

Berikutnya kecamatan Rappocini (Jalan Monginsidi Baru dan Jalan Cokonuri Raya), Tamalanrea (Jalan Ir. Sutami dan Jalan Mula Baru) dan Ujung Pandang (Jalan. Lompobattang).

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...
Hukum03 Mei 2026 17:52
Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang buruh pria AGB (47) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihajar oleh seorang mahasiswa berinisial MAS...