Logo Sulselsatu

Hamzah Hamid dan Muchlis Misbah Temui PKL Pantai Losari, Ini Tuntutannya

Asrul
Asrul

Kamis, 02 Maret 2023 17:17

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Aliansi pedagang di Pantai Losari yang mengatasnamakan Serikat Rakyat Mandiri Indonesia (SMRI) Makassar menggelar demonstrasi di Kantor DPRD Makassar, pada Kamis (2/3/2023).

Ada 5 tuntutan yang mereka bawa. Pertama, meminta agar ratusan pedagang yang sebelumnya dipindahkan, dikembalikan ke lokasi jualan semula. Kedua, mereka meminta agar portal-portal yang dipasang di area Pantai Losari, untuk dibuka lantaran mengganggu akses pengunjung dan pedagang.

Ketiga, mereka juga minta agar jam bergadang mereka tidak dibatasi seperti saat ini. Keempat, meminta agar ditertibkannya para juru parkir liar dan jasa titip helm yang dianggap tidak punya aturan.

Baca Juga : Legislator PDIP Tenri Uji Soroti Kebijakan Pemkot Makassar Tertibkan PKL di Barombong

Kelima, mereka meminta agar Kepala UPTD Anjunhan Pantai Losari tidak bersikap arogan kepada pedagang. Keenam, mereka juga meminta agar tak ada diskriminasi. Terakhir, minta agar Kepala UPTD Anjungan Pantai Losari dipecat.

Massa awalnya menginginkan untuk menginap di DPRD Makassar hingga tuntutan mereka dipenuhi.

Namun, setelah dua anggota DPRD Makassar, Muchlis Misba dan Hamzah Hamid menemui mereka, akhirnya massa pun akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

Baca Juga : Legislator PDIP Udin Malik Dorong Kesadaran Arsip Vital di Makassar saat Lakukan Pengawasan

Tapi, ada jaminan yang diberikan. Secara tegas, Muchlis berjanji, akan melangsungkan rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak terkait perihal problem yang disampaikan oleh para pedagang.

Bahkan, Muchlis berjanji, akan merekomendasikan Kepala UPTD Anjungan Pantai Losari untuk dicopot, bila tak menghadiri RDP yang dijadwalkan siang besok (3/3/2023) pukul 14.00 WITA.

“RDP besok itu untuk mempertemukan pedagang dengan pihak terkait, termasuk Kepala UPTD, supaya ada solusi yang diberikan kepada pedangang,” jelasnya.

Baca Juga : Dewan Desak Pemkot Makassar Tak Tanggung Beban Fasum-Fasos GMTD yang Belum Diserahkan

“Karena memang ini, pedagang mesti diberi perhatian. Kami juga sudah telepon langsung tadi Kepala UPTD-nya. Saya sampaikan, kalau tidak datang besok RDP menemui pedagang, kami DPRD Kota Makassar pasti akan rekomendasikan untuk dicopot saja,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan22 Juli 2026 20:33
Perumda Pasar dan IBK Nitro Luncurkan Program Beasiswa Bagi Anak Pedagang Pasar di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Makassar, Raya bersama Institut Bisnis dan Keuangan (IBK) Nitro Makassar resmi...
Pendidikan22 Juli 2026 18:42
Dies Natalis Ke-7 Kalla Institute Hadirkan Aksi Sosial dan Forum Kepemimpinan
Kalla Institute merayakan Dies Natalis ke-7 dengan menggelar serangkaian kegiatan yang menggabungkan aksi sosial dan pengembangan kepemimpinan....
Sulsel22 Juli 2026 17:35
Antisipasi Geng Motor dan Narkoba, Bhabinkamtibmas Arungkeke Gencarkan Imbauan ke Sekolah
SULSELSATU.com, JENEPONTO – Personel Bhabinkamtibmas Desa Arungkeke, Aiptu Irsan Nusu, menyambangi kawasan depan SMK 7 Arungkeke, Kecamatan Arungkek...
Lifestyle22 Juli 2026 17:04
Hari Anak Nasional, Asmo Sulsel Edukasi Keselamatan Berkendara bagi Siswa TK di Gowa
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menggelar edukasi safety riding bagi sekitar 40 siswa TK Kemala Bhayangkari 07 Gowa dalam rangka memperinga...