Logo Sulselsatu

Elektoral Anies Untungkan NasDem, PKS-Demokrat Rebutan Cawapres Antara Sandiaga-AHY

Hendra
Hendra

Selasa, 07 Maret 2023 11:09

Anies-Sandiaga, Anies-AHY. (Foto: Kolase)
Anies-Sandiaga, Anies-AHY. (Foto: Kolase)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Koalisi NasDem, PKS dan Demokrat sepakat mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden di Pilpres 2024. Tetapi urusan cawapres masih tarik ulur.

Dua partai di Koalisi Perubahan yakni Demokrat dan PKS terus bersaing memperebutkan posisi bakal calon wakil presiden pendamping Anies Baswedan.

Demokrat jelas mendorong Ketumnya Agus Harimurti Yudhoyono sebagai cawapres. Namun belakangan, muncul wacana kuat PKS mendorong nama Sandiaga Salahuddin Uno sebagai bacawapres usai gagal mendorong kadernya Ahmad Heryawan.

Baca Juga : Anies Baswedan Hadiri Sidang Perdana Tom Lembong

Analis Politik dan Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago berpandangan, situasi ini tentu menjauhkan harapan Partai Demokrat yang ingin mendorong Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres Anies.

“Dukungan yang diberikan oleh PKS dan Demokrat untuk Anies tentu tidak gratis. PKS dan Demokrat punya kepentingan lain, salah satunya mendorong figur tertentu sebagai cawapres,” kata Arifki di Jakarta, Selasa (7/3/2023).

Menurutnya, PKS dan Demokrat sama-sama merasakan efek elektoral Anies hanya menguntungkan NasDem semata. Makanya, dua partai ini bersaing mencari efek dari posisi cawapres.

Baca Juga : VIDEO: Soal Dukungannya di Pilkada Jakarta, Anies Baswedan: Jangan Buru-buru

Munculnya nama Sandiaga sebagi cawapres dorongan PKS jelas memperlemah daya tawar AHY jadi pendamping Anies.

“Pertarungan nama cawapres Anies bakal berlangsung alot jika tidak tercapai kesepakatan yang saling menguntungkan,” katanya.

Pertarungan Demokrat dan PKS yang memperebutkan posisi cawapres Anies, kata Arifki, memperjelas bukti bahwa Anies tidak memiliki kemerdekaan dalam menentukan cawapresnya.

Baca Juga : Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin Dampingi Menteri AHY Serahkan 50 Sertipikat Hasil PTSL di Gowa

Diketahui, Anies-Sandiaga memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

Sandiaga kemudian melepaskan posisi wagub untuk mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Dari paket Anies-Sandiaga tersebut muncul narasi jelang Pilpres 2024 soal utang miliaran Anies kepada Sandiaga di Pilkada DKI Jakarta lalu.

Baca Juga : Prabowo-Gibran Unggul dalam Hitung Cepat Pilpres 2024, Akan Satu Putaran?

Sandiaga pula di berbagai momentum menegaskan niatnya untuk kembali ke gelanggang Pilpres 2024.

Hanya saja, mantan tandemnya Prabowo Subianto ditikung Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

(*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 Mei 2026 15:45
MDA Gandeng Anak Muda Kembangkan SDM Berkualitas Generasi Emas Matappa
PT Masmindo Dwi Area (MDA) menggandeng kalangan pemuda, mahasiswa, dan akademisi melalui forum bertajuk Sinergi Strategis: Membangun Generasi Emas Mat...
Video02 Mei 2026 22:33
VIDEO: Aksi Demo di Flyover Makassar, Tolak Komersialisasi Pendidikan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, turun ke jalan memperingati Hari Pendidikan Nasional, 02 Mei 2...
Sulsel02 Mei 2026 22:29
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
SULSELSATU.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menunjukkan komitmen dan perhatian serius Pemerintah Kota Parepare terhadap para p...
Nasional02 Mei 2026 19:50
OJK Tekankan Peran Human Firewall Hadapi Ancaman Siber di Sektor Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat kapasitas ketahanan siber industri keuangan digital nasional guna menjaga keberlangsungan sektor tersebu...