Logo Sulselsatu

Demo di Bulukumba Berakhir Ricuh, Kasat Intel Terluka, Satu Wartawan Kena Bogem Oknum Polisi

Dedy
Dedy

Senin, 10 April 2023 21:40

Tangkapan Layar Aksi Unjuk rasa di Bulukumba Berakhir Ricuh (Int)
Tangkapan Layar Aksi Unjuk rasa di Bulukumba Berakhir Ricuh (Int)

SULSELSATU.com, BULUKUMBA – Aksi unjuk rasa oleh puluhan aktivis yang mengatasnamakan diri dari Aliansi Pemuda Mahasiswa Bulukumba di Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan pada Senin (10/4/2023), berakhir ricuh.

Informasi yang dihimpun sulselsatu.com, aksi unjuk rasa ini terkait dengan penolakan undang undang cipta kerja.

Awalnya aksi ini berjalan damai sembari pengunjuk rasa membakar ban bekas ditengah jalan. Namun pihak Satpol PP dan Pihak kepolisian meminta ke pengunjuk rasa untuk tidak membakar ban di tengah jalan.

Adu mulut pun terjadi hingga tak terkendali. Dari video yang beredar, sejumlah demonstran dan oknum Satpol PP dan Oknum Polisi terlibat bentrok.

Akibat dari kejadian tersebut, dikabarkan sejumlah pengunjuk rasa terluka bahkan Kasat Intelkam Polres Bulukumba, AKP Abdul Rahman harus dilarikan ke rumah sakit lantaran terluka.

Selain itu, satu orang Jurnalis dari MNC TV bernama Dirman juga mengaku di pukul oleh oknum Polisi. Bahkan ponsel miliknya ingin direbut dan meminta gambar yang ia rekam untuk dihapus.

Kapolres Bulukumba Ardyansah membenarkan kericuhan tersebut. Ia juga membenarkan adanya satu orang anggotanya terluka.

“Iya benar, ada anggota kami terluka pada kepala. Sekarang, sudah dilarikan ke RSUD Bulukumba,” kata Ardyansah.

Ditanya terkait adanya satu orang Jurnalis yang menjadi korban, Ardiansyah mengaku akan melakukan pendalaman.

“Sementara kami dalami dulu,”ujarnya.

Terpisah, Dirman Jurnalis yang mengaku korban mengatakan dirinya berada di lokasi melaksanakan tugas jurnalistik.

“Tadi saya lewat dan spontan ambil gambar karena lagi baku kejar antara polisi dengan mahasiswa, setelah saya melihat beberapa mahasiswa dipukuli dan di injak-injak saya spontan ambil gambar,”katanya.

Namun Baru beberapa menit mengambil gambar, pihaknya pun mengaku dilempari batu oleh oknum polisi.

“Tapi tidak kena. Setelah itu dia berlari datang ke saya memukul, jadi sempat saya tangkis. Setelah itu dia memaksa hapus gambar, jadi sempat sy berebutan HP,”pungkasnya.

Karena tak berhasil mendoakan hp milik ya, Saat itulah dirinya dipukul oleh oknum polisi itu.

“Dia pukul pundak saya beberapa kali untuk menyuruh hapus video. Merasa sakit, saya berkata ini kekerasan pak, lalu dia bilang jangan banyak bicara, sembari dia angkat pistol yg sudah ada ditangan mengarah ke saya,”katanya.

Penulis Dedi

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum05 November 2026 23:08
Dikawal LBH Anak Rakyat, Santunan Rp150 Juta Ahli Waris Awak Kapal Tuntas Dibayar
SULSELSATU, MAKASSAR – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Anak Rakyat sukses mengawal pemenuhan santunan sebesar Rp150 juta kepada ahli waris almarhum ...
Politik05 November 2026 21:18
Bedah Pemikiran Tjokroaminoto dan Ali Shari’ati, PKB Rumuskan Sosialisme ala Indonesia
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai mengkaji konsep sosialisme Islam sebagai salah satu gagasan untuk membangun sistem ...
Bisnis05 November 2026 19:45
Kalla Transport & Logistics Raih Tiga Penghargaan Toyota
Kalla Transport & Logistics meraih tiga penghargaan dalam ajang Facing Depot Annual Meeting & Logistic Partner Annual Meeting 2026 yang disele...
Ekonomi05 November 2026 19:01
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan tiga pedoman produk perbankan syariah untuk memperkuat pembiayaan sektor riil, termasuk kebutuhan usaha dan r...