Logo Sulselsatu

BRI Bawa Restu Mande Produsen Makanan Minang Makin Mendunia

Asrul
Asrul

Kamis, 27 April 2023 14:09

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Bagi Nenden Rospiani, co-founder sekaligus CEO Restu Mande, memproduksi dan memasarkan makanan khas Minang bahkan hingga ke pasar internasional bukan sekadar bisnis.

Namun juga sebuah bentuk pengabdian anak bangsa kepada negara. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai bank yang fokus mendorong kemajuan UMKM pun turut mendorong Nenden mewujudkan cita-cita besar tersebut.

Restu Mande, yang merupakan produsen makanan khas Minang siap saji didirikan pada tahun 2004. Bisnis ini berawal dari usaha rumahan di jalan Katamso, Bandung.

Baca Juga : Kalla Institute Dampingi UMKM Sambusa di Pangkep Go Digital dan Tingkatkan Produksi

Nenden bercerita, di awal merintis usaha, ia berpikir bagaimana masakan khas Minang bisa dibawa menjadi bekal bagi orang yang melaksanakan ibadah umrah.

“Kemudian saya pikirkan bersama almarhum suami untuk membuat produk kemasan. Di awal-awal cuma divakum dan tahan hingga dua minggu,” ujarnya.

Ia pun giat mengikuti pelatihan-pelatihan untuk pelaku UMKM dari dinas terkait di Kota Kembang, sampai akhirnya turut serta mengikuti pameran di Malaysia.

Baca Juga : Program TJSL PLN UIP Sulawesi Bantu Kemandirian Petani Kopi Batui

Di Negeri Jiran, ia melihat produk rendang yang bisa tahan dua tahun. Nenden dan suami mempelajari hal tersebut sehingga akhirnya bisa membuat produk dengan umur simpan satu tahun tanpa pengawet.

Rendang Padang Restu Mande akhirnya dijual secara online dan dikirim ke seluruh Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, Nenden berpikir untuk mendorong Restu Mande menjadi pelopor rendang sebagai komoditas yang masuk ke pasar dunia. Melalui momen tersebut, Restu Mande mengampanyekan Rendang Through The World.

Baca Juga : KKS x DIGIFEST 2026 Raup Transaksi Rp1,35 Miliar, Pembiayaan UMKM Tembus Rp18,27 Miliar

Pada 2015 barulah produk tersebut dipasarkan melalui market place, sehingga perkembangannya lebih cepat lagi. Hal ini membuat Restu Mande menjajal pasar Papua Nugini, Qatar, Australia, Singapura, Dubai, Amerika Serikat, Hongkong, Filipina, Norwegia, Perancis hingga Kongo di Benua Afrika. Produk utamanya adalah aneka rendang dan macam-macam masakan balado.

Diberdayakan BRI

Terus meningkatkan kapabilitas usaha, Restu Mande berinisiatif mengikuti ajang BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR pada tahun 2020.

Baca Juga : PT Vale Hidupkan Warisan Budaya Anyaman Teduhu, dari Luwu Timur ke Panggung Nasional

Melalui ajang tersebut, Restu Mande berhasil mencatatkan business matching untuk mencari calon buyer potensial. Bahkan calon buyer dari Hongkong sudah meminta sample produk Restu Mande.

Pada awal April 2023, Restu Mande juga berhasil mengikuti event Pameran Trade Mission Singapore 2023 di West Mall, Singapura. Melalui Rumah BUMN, BRI mengirimkan Restu Mande berjajar dengan berbagai merchant produk-produk dalam negeri.

“Iya pameran diajak BRI lewat rumah BUMN Bandung saya kirim barang ke sana. Saya pilih yang unik dan bakal diminati, saya masukin bumbu rendang dan rendang jengkol. Yang diminati memang yang khas Indonesia”, tuturnya.

Baca Juga : PLN UIP Sulawesi Salurkan Bantuan Peralatan Produksi, Berdayakan UMKM Mebel di Pohuwato

Nenden pun mengakui, program-program pemberdayaan dari BRI berupa pendampingan dan pelatihan setelah BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR membuat Restu Mande lebih percaya diri. Sebab hal tersebut meningkatkan kapabilitas perusahaannya.

Ke depan, bahkan dia sudah berniat untuk lebih fokus dalam memasarkan bumbu rendang yang otentik khas Minang dan tanpa pengawet.

Sehingga, kata dia, masyarakat pecinta rendang termasuk di luar negeri dapat merasakan mudahnya memasak makanan khas Minang tersebut seperti membuat mi instan.

BRI telah memberikan kesempatan kepada saya untuk tumbuh dan berkembang lebih luas lagi. Jadi bisa menjembatani mimpi saya. Ini menambah kepercayaan diri saya bahwa Restu Mande cukup baik dan bisa diterima dan diakui. Itu bukti bahwa saya dapat memperkenalkan produk sendiri ke luar negeri. Itu misi saya, ada bakti saya untuk Indonesia. Ada yang bisa saya kerjakan untuk Indonesia. Memperkenalkan produk Indonesia jadi kebanggaan saya”, jelasnya.

Terkait dengan hal tersebut, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto mengatakan perseroan terus berupaya meningkatkan kapasitas maupun kapabilitas yang berorientasi kepada UMKM go modern, go digital, go online, dan go global.

“Para pelaku UMKM diberikan pendampingan, harapannya bukan hanya siap secara bisnis dan terpapar digitalisasi, tetapi juga dapat naik kelas dan masuk ke pasar global. Selain itu, BRI terus berupaya untuk membuka akses distribusi serta memperluas jaringan pemasaran bagi para pelaku UMKM dengan tak henti membangun business mindset dan keterampilan digital yang dibutuhkan pasar global saat ini agar mampu bersaing di pasar global,” tutup Catur.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar10 Agustus 2026 06:49
Kebakaran di NIPAH PARK Padam Kurang dari 30 Menit, Mal Kembali Beroperasi Normal
Kebakaran terjadi di area NIPAH PARK Makassar pada Minggu malam (9/8/2026) saat operasional mal menjelang berakhir. Api berhasil dikendalikan dalam wa...
Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...