SULSELSATU.com, JENEPONTO – Anggota DPRD Kabupaten Jeneponto dari partai Demokrat, Islam Iskandar, secara tegas menolak sistem proporsional tertutup pada pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang.
“Partai Demokrat sudah jelas mendukung proporsional terbuka. Menolak tertutup,”ujar Islam Iskandar yang juga merupakan ketua Komisi 1 DPRD Jeneponto kepada sulselsatu.com, Rabu (07/06/2023) dibalik via pesan WhatsApp.
Kata dia, sistem pemilu proporsional terbuka merupakan yang terbaik untuk diterapkan di Indonesia. pasalnya sistem tersebut diterapkan sejak Pemilu 2009 dan harus terus diberlakukan demi menjaga kualitas demokrasi.
Namun jika Sistem proposional tertutup diberlakukan maka Indonesia terjadi kemunduran demokrasi.
“Iya kemunduran demokrasi kalau tertutup,”Katanya.
Bahkan kata Islam, ketika ada instruksi DPP Demokrat, tidak menuntut kemungkinan pengurus Demokrat Jeneponto tidak segan segan turun ke jalan melakukan aksi penolakan.
“Kami menunggu instruksi dari DPP,”Pungkasnya.
Namun demikian, pihaknya tetap akan maju di Pileg 2024 ketika sistem proporsional tertutup tetap diberlakukan di Indonesia.
“Tetap maju di Dapil 4 wilayah Kelara-Rumbia,”jelas Islam.
Diketahui, Gugatan ke mahkamah konstitusi (MK) perihal sistem pemilu dari proporsional terbuka menjadi proporsional tertutup diajukan PDIP pada November 2022 lalu.
JIka sistem proporsional tertutup diberlakukan, maka pemilih hanya mencoblos partai politik. Kemudian, partai politik akan menentukan siapa anggota legislatif yang bakal duduk di parlemenm
Sementara, dalam sistem proporsional terbuka, masyarakat dapat mencoblos partai politik atau nama calon anggota legislatif yang diharapkan duduk di parlemen sebagai wakil rakyat.
Penulis Dedi
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar