Logo Sulselsatu

Ketua Umum Apeksi Bima Arya Sebut Danny Pomanto Wujud Pemimpin Indonesia Maju

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 10 Juli 2023 21:11

Bima Arya bersama Danny Pomanto saat Youth City Changers (Foto: Istimewa)
Bima Arya bersama Danny Pomanto saat Youth City Changers (Foto: Istimewa)

SULSELSATU.com, MAROS Ketua Umum Apeksi Bima Arya tampil memberikan motivasi kepada pemuda dalam pembukaan Youth City Changers Rakernas Apeksi XVI di Tokka Tena Rata Maros, Senin (10/7/2023).

Pada kesempatan itu, Bima Arya menyebut Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto sebagai sosok pemimpin Indonesia maju karena dapat mengumpulkan seluruh masyarakat bersama generasi muda pada momentum yang sama.

Danny Pomanto hebat, pak wali keren. Kalau semua wali kota di Indonesia bisa bersatu bersama pemuda mengumpulkan warga seperti Danny Pomanto, Insya Allah tinggal tunggu waktunya semua kota di Indonesia maju dan sejahtera,” kata Bima Arya.

Baca Juga : Hari Anak Nasional 2026, FK Unhas Gelar Bakti Sosial dan Pemeriksaan Kesehatan Anak Gratis

Sejarah dunia, menurut Bima Arya adalah sejarah orang-orang hebat yang berhasil mendapatkan momentum. Seperti Bung Karno berhasil memerdekakan Indonesia.

Begitu juga dengan Joko Widodo yang dulunya Wali Kota Solo kemudian melejit menjadi Gubernur DKI Jakarta dan naik ke puncak menjadi Presiden Indonesia dua periode.

Ridwan Kamil pun demikian, lima tahun menjabat Wali Kota Bandung dan kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat (Jabar).

Baca Juga : Makassar Siap Jadi Tuan Rumah HUT Dekranas ke-46, Hadirkan 200 Booth Wastra dan Kriya

Kata Bima Arya yang juga Wali Kota Bogor, hidup merupakan momentum. Di mana sejarah dunia adalah sejarah untuk orang-orang besar yang memanfaatkan momentum.

“Hari ini, saat ini, Indonesia mendapatkan momentum yang tidak akan datang lagi. Hari ini bangsa kita mendapat momentum yang dulu didapat negara-negara maju. Ada yang berhasil dan ada yang gagal. Momentum itu adalah bonus demografi,” beber Bima Arya.

Karena itu, jika momentum ini digarap dengan maksimal maka 2045 Indonesia akan menjadi lima besar negara ekonomi di dunia. Indonesia akan menjadi negara maju, menjadi negara yang dihormati dan disegani.

Baca Juga : 200 Golfer Ikut Turnamen Padivalley Golf Club, Perebutkan Hadiah Rumah dan Mobil MG

Indonesia Emas 2045 pemimpinnya adalah kalian semua (pemuda), Gen Z. 2045 kalian (pemuda) yang memimpin Indonesia, mungkin di kota, provinsi, atau bahkan Indonesia. Akan ada yang menjadi menteri dan akan ada yang memimpin bangsa ini,” ucap Bima Arya.

Pada momentum ini, Bima Arya menitip pesan kepada pemuda mengedepankan karakter karena bersikap jujur merupakan bekal untuk menuju puncak.

“Kompetensi kalian penting, tapi yakinlah yang terpenting adalah karakter. Masa depan kita siapkan, masa depan kita jemput, jejaring kita bangun Insya Allah kita akan optimistis 2045 kita akan memasuki masa keemasan Indonesia,” tutur Bima Arya optimistis.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan20 Agustus 2026 20:44
180 Kepala Sekolah Makassar Ikuti Workshop Transformasi Sekolah di Athirah
Sebanyak 180 kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP se-Kota Makassar mengikuti Workshop Transformasi Sekolah bertema “Strategi Transformasi Sekolah ...
Makassar20 Agustus 2026 19:29
UNM Kukuhkan 1.081 Wisudawan, 75,30 Persen Raih Predikat Cum Laude
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) mengukuhkan 1.081 wisudawan dari berbagai program studi dan jenjang pendidikan dala...
Makassar20 Agustus 2026 19:07
Payabo Recycle Sulap Limbah Plastik Jadi Bingkai Kacamata di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Limbah plastik jenis High-Density Polyethylene (HDPE) dan Polypropylene (PP) di Makassar mulai mendapat nilai baru. Kelom...
Makassar20 Agustus 2026 16:44
Munafri Minta Kepala OPD Ubah Cara Kerja
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memberikan peringatan tegas kepada seluruh jajaran Satuan Kerja Per...