Logo Sulselsatu

Bupati Adnan Rutin Tanam Pohon Per Triwulan, Perbaiki Kawasan Hutan Kritis

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Minggu, 16 Juli 2023 21:04

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan tanam pohon perbaiki lahan kritis (Foto: Istimewa)
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan tanam pohon perbaiki lahan kritis (Foto: Istimewa)

SULSELSATU.com, GOWA – Pemerintah Kabupaten Gowa kembali melaksanakan penanaman pohon pada kawasan hutan lindung yang tergolong kritis. Tanam pohon ini dilakukan di Dusun Langkoa, Desa Tonasa, Kecamatan Tombolopao, Minggu (16/7/2023).

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan rutinitas baru yang dilaksanakan setiap tiga bulan atau per triwulan dengan melihat kategori kawasan hutan lindung.

“Ini kita lakukan untuk memperbaiki kawasan hutan lindung yang ada di Gowa dan bentuk kontribusi pemerintah terhadap perubahan iklim yang terjadi saat ini, yang berakibat terjadinya kerusakan hutan,” ungkap Adnan.

Baca Juga : RSUD Syekh Yusuf Gowa Kebakaran, Tidak Ada Korban Jiwa

Ia mengaku, cara ini memang tidak menunjukkan hasil yang maksimal, namun cara itu diambil agar kontribusi nyata ada dan bisa ditunjukkan di tengah-tengah masyarakat agar mereka ikut serta dalam menjaga pohon yang sudah ditanam ini.

“Ini kita melakukan prakteknya, memang tidak signifikan tapi yang terpenting kontribusi kita ada untuk memperbaiki hutan yang ada,” jelasnya.

Adnan menegaskan kepada seluruh oknum yang terlibat, jika didapati ada masyarakat maupun dari pemerintah desa/lurah, camat dan SKPD yang memberikan izin masuk menggarap ataupun merusak pohon yang ditanaman di kawasan hutan lindung ini agar diproses secara hukum.

Baca Juga : Sulawesi Berlian Motor Buka Diler Mitsubishi Perdana di Gowa, Perluas Jangkauan Pasar di Sulsel

“Jika ada tangan nakal yang melakukan pengrusakan itu bisa ditindak. Jadi saya minta DLH dan camat terkait jika ini terjadi maka semua harus diproses siapapun yang terlibat didalamnya. Apalagi mengeluakan izin garap maka semua bisa diproses,” tegas orang nomor satu di Gowa ini.

Kepala Dinas Ligkungan Hidup Kabupaten Gowa Ashari Azis mengatakan, menyiapkan 2.000 bibit pohon jenis mahoni dan melibatkan seluruh Forkopimda, SKPD dan Aparatul Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemkab Gowa.

“Ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi hutan dan upaya untuk memulihkan, mempertahankan dan meningkatkan fungsi hutan dan lahan, guna meningkatkan daya dukung produktivitas dan peranannya dalam menjaga sistem penyangga kehidupan,” katanya.

Baca Juga : Bupati Gowa Tinjau Keluarga Miskin Ekstrem, Salurkan Bantuan Secara Langsung

Penanaman pohon secara rutin ini mulai dicanangkan pada November 2022 lalu bertepatan dengan Peringatan Hari Jadi Gowa Ke-702 dan hingga saat ini telah melakukan penanaman di berbagai lokasi seperti di Kawasan Hutan Konservasi Taman Hutan Raya di Kecamatan Tinggimoncong, di KPH Jeneberang dan di Kawasan Hutan Produksi di Desa Tonasa, Kecamatan Tombolo Pao.

Pada penanaman ini turut dihadiri Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni, Sekda Gowa Kamsina, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Mussadiyah Rauf, unsur Forkopimda Kabupaten Gowa dan SKPD Lingkup Pemkab Gowa.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....