SULSELSATU.com, JENEPONTO – Jajaran Satlantas Polres Jeneponto berhasil menjaring 190 kendaraan roda dua dan empat yang diduga tak mematahui aturan lalu lintas.
Ratusan Kendaraan itu terjaring dalam operasi Patuh yang digelar oleh Satlantas Polres Jeneponto dalam sepekan terakhir.
Kasat Lantas Polres Jeneponto AKP Ibrahim, mengatakan sebanyak 190 kendaraan yang terjaring operasi patuh, diantaranya tak menggunakan Helm SNI, tak membawa surat surat kendaraan dan melawan arus lalu lintas.
Kata Ibrahim, pelanggar yang ditemukan di nominasi oleh pengendara roda dua.
“Paling banyak di dominasi pengendara roda dua seperti tidak menggunakan helm SNI, tidak punya SIM, STNK, boncengan lebih dari satu orang dan lain lainya, “ujar AKP Ibrahim.
Kemudian kata Ibrahim, pelanggar lalu lintas paling sering ditemukan di ruas jalan sekitar Tugu Patung Kuda Jalan Pahlawan. Pihaknya secara rutin menggelar razia kendaraan baik pagi, siang atau sore hari dengan tempat yang berbeda.
“Dalam operasi patuh ini, setiap pelanggaran ringan kita berikan penindakan berupa teguran lisan simpatik dan pelanggaran lebih dari satu kita lakukan penilangan”katanya.
Ia pun berharap agar masyarakat sadar dengan aturan lalu lintas yang ada. Hal ini bertujuan demi keselamatan para pengendara itu sendiri.
“Untuk jumlah 50 orang personel dalam pelaksanaan operasi Patuh Pallawa yang dilaksanakan selama 14 hari, itu dimulai dari Senin tanggal 10 Juli 2023 sampai dengan 23 juli 2023 mendatang,”katanya.
” Dari 190 penindakan, 13 kendaraan kita Tilang dan 177 kendaraan kita beri teguran Simpatik,”Pungkasnya.
Penulis Dedi
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar