Logo Sulselsatu

Sterilisasi Data Kemiskinan, Dinsos Jeneponto Coret Ribuan Penerima Bansos Tidak Layak

Dedy
Dedy

Selasa, 22 Agustus 2023 16:16

Kandisos Jeneponto, M. Nasuhan Tangnga (Foto: Dedi/Sulselsatu.com)
Kandisos Jeneponto, M. Nasuhan Tangnga (Foto: Dedi/Sulselsatu.com)

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Dinas Sosial Jeneponto mulai melakukan sterilisasi data data penerima bantuan sosial (Bansos) termasuk penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Jeneponto, M. Nasuhan Tangnga yang ditemui sulselsatu.com, Selasa (22/08/2023) diruang kerjanya mengaku herang dengan data kemiskinan di Jeneponto yang terlalu tinggi.

Untuk itu, ia pun mengaku akan fokus melakukan perbaikan data kemiskinan dan mengeluarkan penerimaan bansos yang tidak layak.

“Tugas saya di dinas sosial bagaimana menangani tentang kemiskinan. Dimana kemiskinan di Jeneponto terlalu tinggi sehingga kami mencoba mendata dan mempelajari data, ternyata ada beberapa di data terdapat masyarakat yang kategori sudah bagus kehidupannya tapi masih masuk kategori miskin,”ujar M. Nasuhan Tangnga.

Untuk menetralisir data kemiskinan, pihaknya mengaku telah mengeluarkan ribuan penerima Bansos yang tidak layak menerima. Pasalnya, mereka ada yang pegawai negeri dan ada juga tercatat sebagai perangkat desa.

“Berdasarkan hasil penilaian tim SLRT (Sistem Layanan dan Rujukan terpadu) yang mengidentifikasi permasalahan masyarakat, khususnya masyarakat miskin dan rentan di desa, membuktikan banyak tidak layak lagi. Alhamdulillah pada posisi sekarang selama kurang lebih 4 bulan di dinas sosial, hampir juga kurang lebih 4 ribu orang kami keluarkan selaku kategori miskin,”pungkasnya.

Kedepan kata Mantan Kasat Pol PP Jeneponto ini, daerah berjuluk Butta Turatea akan perlahan keluar dari zona daerah Miskin.

“Insya Allah kedepan ini kita akan mencoba mencari terus agar bagaimana kedepan Jeneponto keluar dari ketegori miskin. Tim Bappeda yang diketuai oleh bapak wakil bupati Jeneponto selaku tim tentang penurunan kemiskinan sudah berjalan dengan baik,”katanya.

“Kita berupaya bagaimana miskin ekstrim bisa di selesaikan di tahun 2023,”tambahnya.

Dia pun berharap dengan terbentuknya tim SLRT di Jeneponto bisa meminimalisir data kemiskinan. Terbukti ada ribuan penerima Bansos sudah dikeluarkan karena sudah tidak layak lagi menerima.

“Jadi 4 ribu yang dikeluarkan sebagai penerima bantuan sosial, ada yang pegawai negeri, ada pengusaha, wiraswasta dan bahkan ada perangkat desa. Dan ini perangkat desa kebanyakan dan kedepan semua perangkat desa tidak layak lagi mendapatkan bantuan sosial,”tegasnya.

 

Penulis Dedi

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum05 November 2026 23:08
Dikawal LBH Anak Rakyat, Santunan Rp150 Juta Ahli Waris Awak Kapal Tuntas Dibayar
SULSELSATU, MAKASSAR – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Anak Rakyat sukses mengawal pemenuhan santunan sebesar Rp150 juta kepada ahli waris almarhum ...
Politik05 November 2026 21:18
Bedah Pemikiran Tjokroaminoto dan Ali Shari’ati, PKB Rumuskan Sosialisme ala Indonesia
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai mengkaji konsep sosialisme Islam sebagai salah satu gagasan untuk membangun sistem ...
Bisnis05 November 2026 19:45
Kalla Transport & Logistics Raih Tiga Penghargaan Toyota
Kalla Transport & Logistics meraih tiga penghargaan dalam ajang Facing Depot Annual Meeting & Logistic Partner Annual Meeting 2026 yang disele...
Ekonomi05 November 2026 19:01
OJK Luncurkan Tiga Pedoman Produk Perbankan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan tiga pedoman produk perbankan syariah untuk memperkuat pembiayaan sektor riil, termasuk kebutuhan usaha dan r...