Logo Sulselsatu

Dinsos Jeneponto Bakal Beri Label ‘Rumah Miskin’ Penerima Bansos

Dedy
Dedy

Rabu, 23 Agustus 2023 14:28

Foto Ilustrasi/ Pemasangan Label di rumah Penerima Bansos (Int)
Foto Ilustrasi/ Pemasangan Label di rumah Penerima Bansos (Int)

SULSELSATU.com,JENEPONTO – Dinas Sosial Jeneponto berencana akan memasang tanda label ‘rumah miskin’ untuk para penerima bantuan sosial (Bansos) seperti BPNT.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Jeneponto, M. Nasuhan Tangnga kepada sulselsatu.com, Selasa (22/08/2023) saat ditemui diruang kerjanya kemarin.

“Benar, dinas sosial akan memprogramkan pemberian Label kepada masyarakat yang mendapatkan bantuan sosial,”ujar M Nasuhan Tangnga.

Oleh karena itu, mantan Kasat Pol PP Jeneponto ini meminta dukungan semua pihak atas wacana pemberian label rumah miskin penerima Bansos.

“Mudah mudahan direspon oleh semua. Karena sejauh ini kita terkendala anggaran untuk pemberian label,”katanya.

Kata dia, pemasangan Labelnya ini untuk memperlihatkan bahwa yang mempunyai Label di rumahnya adalah orang orang yang mendapatkan bantuan sosial dan layak menerima.

“Kalau memang dia merasa tidak layak menerima, pasti malu dengan sendirinya,”tambahnya.

Pihaknya mengakui jika saat ini telah terbentuk tim SLRT (Sistem Layanan dan Rujukan terpadu) yang mengidentifikasi permasalahan masyarakat, khususnya masyarakat miskin dan rentan di setiap desa di Jeneponto.

“Mudah mudahan atas terbentuknya kembali SLRT satu desa saya orang, tahun 2024 kita mencoba menyisir betul betul siapa yang sebenarnya layak mendapatkan bantuan,”pungkasnya.

Selama menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Jeneponto kurang lebih 4 bulan, ia pun mengaku telah mencoret kurang lebih 4 ribu penerima Bansos yang tidak layak.

“Jadi 4 ribu yang dikeluarkan sebagai penerima bantuan sosial, karena ada pegawai negeri, ada pengusaha, wiraswasta dan bahkan ada perangkat desa. Jadi semoga saya diberi kesehatan di dinas sosial untuk mencoba mensterilkan data kemiskinan ini,”tegas M Nasuhan.

Sikap tegas yang dilakukannya itu kata M Nasuhan, mengaku mendapat dukungan dari Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar dan Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yasir.

“Alhamdulillah bapak Bupati dan wakil bupati menyampaikan kepada kami bahwa kalau memang itu tidak layak, ya keluarkan kalau bisa, kalau perlu keluarkan semua yang tidak layak,”katanya.

Penulis Dedi

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum21 September 2026 17:57
Jaksa Tunggu Audit BPKP Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus Perpustakaan Digital Rp13 Miliar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) masih menunggu hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangu...
Makassar21 September 2026 17:48
Bertemu Kepala BPS RI, Wali Kota Makassar Bahas Peluang Pendidikan Afirmasi Penguatan Statistik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, memperkuat kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meni...
Pendidikan21 September 2026 17:11
Asmo Sulsel Perluas Edukasi Safety Riding ke SMKN 1 Bone
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) memperluas edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui kegiatan safety riding di SMKN 1 Bon...
Metropolitan21 September 2026 16:33
464 Kepala Sekolah Ikuti Asesmen, Appi Tekankan Pendidikan Karakter dan Budaya Lokal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menekankan pentingnya dunia pendidikan beradaptasi dengan perkemban...