SULSELSATU.com,JENEPONTO – Dinas Sosial Jeneponto berencana akan memasang tanda label ‘rumah miskin’ untuk para penerima bantuan sosial (Bansos) seperti BPNT.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Jeneponto, M. Nasuhan Tangnga kepada sulselsatu.com, Selasa (22/08/2023) saat ditemui diruang kerjanya kemarin.
“Benar, dinas sosial akan memprogramkan pemberian Label kepada masyarakat yang mendapatkan bantuan sosial,”ujar M Nasuhan Tangnga.
Oleh karena itu, mantan Kasat Pol PP Jeneponto ini meminta dukungan semua pihak atas wacana pemberian label rumah miskin penerima Bansos.
“Mudah mudahan direspon oleh semua. Karena sejauh ini kita terkendala anggaran untuk pemberian label,”katanya.
Kata dia, pemasangan Labelnya ini untuk memperlihatkan bahwa yang mempunyai Label di rumahnya adalah orang orang yang mendapatkan bantuan sosial dan layak menerima.
“Kalau memang dia merasa tidak layak menerima, pasti malu dengan sendirinya,”tambahnya.
Pihaknya mengakui jika saat ini telah terbentuk tim SLRT (Sistem Layanan dan Rujukan terpadu) yang mengidentifikasi permasalahan masyarakat, khususnya masyarakat miskin dan rentan di setiap desa di Jeneponto.
“Mudah mudahan atas terbentuknya kembali SLRT satu desa saya orang, tahun 2024 kita mencoba menyisir betul betul siapa yang sebenarnya layak mendapatkan bantuan,”pungkasnya.
Selama menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Jeneponto kurang lebih 4 bulan, ia pun mengaku telah mencoret kurang lebih 4 ribu penerima Bansos yang tidak layak.
“Jadi 4 ribu yang dikeluarkan sebagai penerima bantuan sosial, karena ada pegawai negeri, ada pengusaha, wiraswasta dan bahkan ada perangkat desa. Jadi semoga saya diberi kesehatan di dinas sosial untuk mencoba mensterilkan data kemiskinan ini,”tegas M Nasuhan.
Sikap tegas yang dilakukannya itu kata M Nasuhan, mengaku mendapat dukungan dari Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar dan Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yasir.
“Alhamdulillah bapak Bupati dan wakil bupati menyampaikan kepada kami bahwa kalau memang itu tidak layak, ya keluarkan kalau bisa, kalau perlu keluarkan semua yang tidak layak,”katanya.
Penulis Dedi
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar