Logo Sulselsatu

Gowa Masuk Penilaian I-Sim for Regencies 2023, Kampung Rewako Jenetallasa jadi Lokus Penilaian

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 16 Oktober 2023 16:50

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Abdul Karim Dania yang menerima tim verifikator. Foto: Istimewa
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Abdul Karim Dania yang menerima tim verifikator. Foto: Istimewa

SULSELSATU.com, GOWAKabupaten Gowa menjadi salah satu dari tiga kabupaten di Sulsel mengikuti penilaian program I-Sim for Regencies 2023. Penilaian ini melibatkan 103 kabupaten di seluruh Indonesia.

I-Sim for Regencies merupakan program inisiatif berskema rating dan awarding untuk meningkatkan integrasi dan kolaborasi ekosistem Sustainable Development Goals (SDGs). Tujuannya adalah pembangunan berkelanjutan di tingkat kabupaten.

Program tersebut merupakan kolaborasi antara PT Surveyor Indonesia (PTSI), Bappenas, APKASI dan Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD).

Baca Juga : Bupati Gowa Tinjau Keluarga Miskin Ekstrem, Salurkan Bantuan Secara Langsung

Dalam proses penilaiannya saat ini sudah memasuki tahap verifikasi dan validasi data yang dilakukan di 12 kabupaten, termasuk di Kabupaten Gowa.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Abdul Karim Dania yang menerima tim verifikator beberapa waktu lalu mengungkapkan rasa bangganya karena Gowa berhasil masuk dalam penilaian itu.

Menurutnya, hal ini dapat menjadi motivasi dalam mendukung target pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) di Kabupaten Gowa.

Baca Juga : Bupati Gowa Tinjau Layanan Puskesmas Bajeng, Pastikan Optimalisasi Gedung Baru

“I-Sim for regencies 2023 adalah kegiatan yang dapat mendorong peningkatan kapabilitas pemerintah kabupaten terhadap standar daerah yang berkelanjutan secara internasional,” katanya dikonfirmasi, Senin (16/10/2023).

Lanjutnya, Kabupaten Gowa telah mendorong dan berkontribusi terhadap upaya pencapaian TPB sebesar 63 persen dari indikator yang telah dilaksanakan dan telah mencapai target nasional.

“Kami percaya bahwa pencapaian ini diperoleh data adanya komitmen dan kerjasama lintas sektor,” ungkapnya.

Baca Juga : Alfamidi Edukasi Nutrisi Tepat Usia dan Layanan Kesehatan Gratis di Gowa

Abdul Karim menyebut pelaksanaan pencapaian tujuan berkelanjutan diatur dalam Perpres Nomor 111 tahun 2020 yang mengatakan pemerintah daerah terlibat dalam penyusunan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi rencana aksi daerah TPB karena pemerintah daerah adalah salah satu faktor penting dalam ketercapaian TPB di tahun 2030.

“Yang perlu disadari bersama bahwa sebagai garda terdepan, pemerintah daerah tidak mungkin bergerak sendiri, namun kolaborasi multi pihak adalah kunci penting dalam pencapaian TPB,” tambahnya.

Olehnya ia berharap TPB ini bukanlah sekedar sebuah agenda global, tetapi sebuah komitmen yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata di tingkat lokal.

Baca Juga : Alfamidi dan Puskesmas Samata Edukasi ASI-MPASI Tepat Usia di Gowa

Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Gowa Sujjadan menyampaikan, salah satu program unggulannya adalah Inovasi Kampung Rewako sebagai kluster ekonomi terpadu berbasis potensi lokal.

“Program ini menghasilkan berbagai goals seperti tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, kehidupan sehat dan sejahtera, kesetaraan gender, pekerjaan layaj dan pertumbuhan ekonomi, berkurangmya kesenjangan, kota dan permukiman berkelanjutan, konsumsi dan produksi yang bertanggungjawab,” jelasnya.

Usai mendengar pemaparan tersebut, Tim Verifikator Program I-SIM mengunjungi langsung Kampung Rewako Desa Jenetallasa, Kecamatan Pallangga.

Baca Juga : Buka Peluang UMKM Berkembang, Alfamidi Sosialisasi dan Kurasi Produk di Gowa

Ketua Tim Verifikator Angelina Pikki Silolo mengatakan, penilaian lapangan dan validasi data ini hanya dilakukan di 12 kabupaten salah satunya di Kabupaten Gowa. Program ini menjadi wadah saling belajar dan berbagi pengalaman antarkabupaten mengenai upaya pencapaian program SDGs pada 2030.

“Setelah penilaian rampung, penganugerahan bertajuk SDG Annual Conference 2023 dijadwalkan digelar pada November mendatang. Hasil I-SIM nantinya dapat menjadi acuan dan rekomendasi dalam penyusunan rencana strategis daerah (RAD),” sebutnya.

Beberapa anggota tim yang turut ikut dalam penilaian yakni Cintya Agni (anggota Tim Verval Regional), Bhakti Endratana (Senior Manager Surveyor Indonesia Sulam Papua) dan M Resky Tajuddin (Manager Pemasaran Surveyor Indonesia Sulam Papua).

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum03 Mei 2026 17:52
Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang buruh pria AGB (47) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihajar oleh seorang mahasiswa berinisial MAS...
News03 Mei 2026 15:45
MDA Gandeng Anak Muda Kembangkan SDM Berkualitas Generasi Emas Matappa
PT Masmindo Dwi Area (MDA) menggandeng kalangan pemuda, mahasiswa, dan akademisi melalui forum bertajuk Sinergi Strategis: Membangun Generasi Emas Mat...
Video02 Mei 2026 22:33
VIDEO: Aksi Demo di Flyover Makassar, Tolak Komersialisasi Pendidikan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, turun ke jalan memperingati Hari Pendidikan Nasional, 02 Mei 2...
Sulsel02 Mei 2026 22:29
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
SULSELSATU.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menunjukkan komitmen dan perhatian serius Pemerintah Kota Parepare terhadap para p...