SULSELSATU.com, JENEPONTO – Dua Siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Jeneponto meraih 6 juara pada kompetisi 12th World Robotic Training for Peace 2023 di Singapura baru baru ini.
Kedua Siswi tersebut yang meraih juara di Singapura yakni Aqilah Sahrani Nur dan Ananda Islam Rola.
Mengetahui hal tersebut, Bupati Jeneponto Iksan Iskandar pun merasa bangga karena telah mengharumkan nama baik Butta Turatea.
Hal tersebut disampaikan oleh Iksan Iskandar dalam sambutanya di acara penyambutan Tim Robotik yang dipimpin oleh Kepala MTsN 2 Jeneponto, Nuraedah di ruang Pola Kantor Bupati Jeneponto, Jalan Lanto dg Pasewang.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Jeneponto sangat mengapresiasi dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada siswi, Kepala sekolah dan guru MTsN 2 Jeneponto yang telah mengharumkan nama daerah kita Jeneponto serta Provinsi Sulawesi Selatan dan Bangsa Indonesia di tingkat Internasional,” Ujar Iksan Iskandar dalam sambutanya.
Bupati Jeneponto dua periode itu menegaskan kepada Sekda Arifin Nur agar prestasi yang diraih oleh MTsN 2 itu diupacarakan di peringatan hari bersejarah.
“Pak Sekda, ini harus diupacarakan di hari bersejarah, upacarakan ini di hari jadi Jeneponto, hari Kemerdekaan atau di upacara peringatan hari bersejarah tahun ini,” tegas Iksan Iskandar.
Ditempat yang sama, Kepala MTsN 2 Jeneponto, Nuraedah dalam laporannya menyampaikan, dua orang siswi yang mengikuti lomba Robotik tingkat Internasional itu mengikuti 6 kategori.
“Dua orang siswi yang kami ikutkan pada kompetisi 12th World Robotic Training for Peace 2023 di Singapura yakni Aqilah Sahrani Nur dan Ananda Islam Rola dengan mengikuti kategori Cooding Pro, Transporter IOT, Soccer IOT 500gr, LF Analog, Best Poin LF Analog Mikro dan kategori Sumo IOT 1Kg,” kata Nuraedah.
Sambung Nuraedah, dari 6 kategori yang diikuti semua kategori yang dikuti berhasil mendapatkan juara.
“Kita berhasil meraih 4 juara I dan 2 Juara II, yakni, juara 1 di kategori Cooding Pro, juara 1 kategori Transporter IOT, juara 1 kategori Soccer IOT 500gr, juara 1 Kategori LF Analog, juara 2 Best Poin LF Analog Mikro dan juara 2 kategori Sumo IOT 1Kg,”tambahnya.
Ia juga menyampaikan bahwa sebelum berangkat ke Singapura, pihaknya melakukan persiapan dengan mendatangkan pelatih khusus ke Jeneponto.
“Perlu juga saya sampaikan, untuk mengikuti lomba tersebut, kami mendatangkan pelatih khusus untuk melatih anak-anak, itu kami bayar perjam, dan keberangkatan kami Alhamdulillah di support oleh pihak PLTB,” ungkap Nuraedah.
Penulis : Dedi Jentak
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar