SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengumumkan dirinya mundur dari Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) pasangan Capres dan Cawapres Ganjar Pranowo – Mahfud MD di Sulsel.
Hal ini dia sampaikan saat selesai melakukan rapat koordinasi bersama lingkup pemerintah Kota Makassar terkait HUT Kota Makassar yang ke 416 tahun.
“Tidak bisa jadi ketua tim kampanye. Kemungkinan saya resign dari situ. Tetap berperan tapi tidak boleh jadi ketua,” ucap Danny Pomanto, Senin (30/10/2023).
Baca Juga : VIDEO: Danny Pomanto Menangis di Acara Perpisahan dengan ASN
Sebelumnya Danny Pomanto dipilih sebagai Ketua Tim Pemenangan Daerah Ganjar – Mahfud MD Provinsi Sulawesi Selatan.
Namun dirinya tidak bisa menjadi ketua TPD, karena terkendala aturan sehingga dirinya memberikan kesempatan kepada kaum milenial.
“Kita kasih yang muda, kita kasih karena ini pertandingan milenial kita kasih milenial,” ujar Danny Pomanto.
Baca Juga : Jelang Akhir Jabatan, Danny Pomanto Resmikan Tiga Proyek Strategis Pemkot Makassar
Menurutnya, ini merupakan pertarungan antara generasi milenial, jadi TPD Ganjar Pranowo – Mahfud mempersilahkan generasi milenial untuk berpartisipasi dalam kontestasi politik.
Sehingga Danny Pomanto akan mundur dari TPD dan kemungkinan akan menjadi dewan pakar atau dewan pembina.
“Saya lagi koordinasi dengan ketua partai, saya rapat dulu, Sekalian saya mundur,” pungkas Danny Pomanto.
Baca Juga : Danny Pomanto Siap Sambut Kepemimpinan Munafri-Aliyah, Rakor Perdana Digelar Pekan Depan
Dirinya menyebut 52 persen suara adalah Gen Z dan milenial. Nasional 54 persen, menurutnya itu merupakan sangat dominan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar