SULSELSATU.com, JENEPONTO – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jeneponto menggelar lomba kompetensi untuk guru dan kepala sekolah tingkat PAUD, SD dan SMP se-Kabupaten Jeneponto.
Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jeneponto, Arifin Nur berlangsung di Gedung Sipitangarri, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Empang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Senin, (6/11/2023).
Informasi yang dihimpun sulselsatu.com, peserta yang ikut dalam lomba tersebut sebanyak 297 orang termasuk Kepala Sekolah dan guru dengan menghadirkan beberapa tim juri independen, dosen dari Universitas Negeri Makassar (UNM).
Ketua panitia pelaksana yang juga merupakan Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Kabupaten Jeneponto, Rachmat Sasmito dalam Laporanya menyampaikan, kegiatan ini mengangkat tema “Mewujudkan guru dan Kepala Sekolah yang tangguh, berkarakter dan Inovatif.
“Kegiatan diikuti 297 Kepala Sekolah dan guru, dengan rincian Kepala Sekolah PAUD sebanyak 44 orang, Guru PAUD 33 orang, untuk SD, Kepala Sekolah 55 orang, guru 55 orang, untuk tingkat SMP, Kepala Sekolah 55 orang, guru 55 orang,” ujar Rachmat Sasmito.
Sekda Jeneponto, Arifin Nur resmi membuka kegiatan lomba kompetensi guru dan kepala sekolah (Dedi)
Kata dia kegiatan ini sengaja digelar sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah untuk di satuan pendidikan PAUD, SD dan SMP yang digelar baru baru ini di Makassar.
“Dalam bimbingan teknis yang dimulai bulan April 2023 dengan melibatkan 2.349 Kepala sekolah dan guru tingkat satuan Pendidikan PAUD, SD dan SMP. Kepala Sekolah dan guru PAUD sebanyak 270 orang, SD 1.214 orang sedangkan untuk SMP 865 orang,” Jelasnya.
Pentingnya kegiatan ini kata Rachmat Sasmito digelar sebagai bentuk menguji kemampuan guru dan kepala sekolah yang betul betul memiliki SDM yang memadai.
“Kegiatan ini sebagai alat ukur dari pelaksanaan bimtek yang telah dilaksanakan, implementasi kurikulum merdeka yang dipaparkan oleh pemateri kepada peserta akan kita ukur keberhasilannya melalui kegiatan ini,” Rachmat Sasmito.
Untuk juara yang disiapkan oleh Panitia lanjut Rachmat Sasmito, juara satu umroh dan kegiatan tersebut akan berlangsung selama 4 hari.
“Juara pertamanya ini setiap jenjang satuan pendidikan kepada sekolah dan guru PAUD, SD dan SMP hadiahnya berangkat umroh, juara II Rp 15 juta dan juara 3 Rp 7.500.000,”katanya.
“Untuk tahun ini kita berikan apresiasi dengan harapan bapak Bupati agar para Kepala Sekolah dan Guru mampu memotivasi diri untuk meningkatkan kompetensinya yang berujung pada peningkatan mutu pendidikan dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia di Jeneponto,”tambahnya.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Uskar dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan dan jajarannya yang telah berupaya meningkatkan kompetensi Kepala Sekolah dan Guru disetiap satuan Pendidikan.
“Saya sangat bangga dengan terlaksananya kegiatan ini, melalui kegiatan ini kita akan memastikan sejauh mana para Kepala Sekolah dan Guru PAUD, SD dan SMP dalam mendalammi materi yang didapatkan pada pelaksanaan bimtek IKM yang diikuti oleh 2.349 Kepala Sekolah dan Guru,” Jelas H Uskar.
Membangun karakter guru kata H Uskar harus diapresiasi dengan tinggi agar dapat lebih termotivasi dalam mencerdaskan generasi bangsa.
“Memang kita sekarang ini harus lebih melangkah untuk meningkatkan kompetensi Kepala Sekolah dan Guru agar dapat menjadi guru yang kreatif, berkreasi dan berkualitas,” Ujarnya.
Sementara Sekda Jeneponto, H Arifin Nur saat membuka acara tersebut menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Disdikbud Jeneponto yang terus melakukan untuk berupaya keras meningkatkan kompetensi Kepala Sekolah dan Guru.
“Kegiatan ini merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan dalam rangka meningkatkan indeks pembangunan manusia, yang diharapkan ke depan dapat menggenjok IPM Kabupaten Jeneponto,” Jelas H Arifin Nur.
Ia pun berharap kegiatan seperti ini digelar setiap tahunya.
“Kalau bisa setiap tahun digelar,”katanya.
Penulis: Dedi Jentak
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar