Logo Sulselsatu

Bahas Pemadaman Listrik Bergilir, Danny Pomanto Jembatani Masyarakat Bertemu PLN

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 14 November 2023 16:01

Wali Kota Makassar Danny Pomanto jembatani pertemuan masyarkaat dengan PLN. Foto: Istimewa
Wali Kota Makassar Danny Pomanto jembatani pertemuan masyarkaat dengan PLN. Foto: Istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSARPemadaman listrik bergilir di Kota Makassar masih dikeluhkan masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto berupaya hadir menjembatani masyarakat dan PT PLN (Persero).

Ia hadir memenuhi undangan kunjungan lokasi ke Control Center PLN Sistem Makassar, Senin (13/11/2023).

Kepada GM PLN UID Sulselrabar Moch. Andy Adchaminoerdin bersama jajarannya, Danny Pomanto sapaan akrab Wali Kota Makassar menyampaikan keluhan masyarakat soal pemadaman listrik bergilir.

Baca Juga : Bank Sampah hingga RT/RW Disiapkan, Pemkot Makassar Perkuat Gerakan Pilah Sampah

Kata Danny Pomanto, ada banyak keluhan yang diterima Pemkot Makassar. Mulai dari pelaku usaha yang merugi akibat alat elektronik rusak hingga kebijakan PLN memutus listrik masyarakat jika pembayaran terlambat tanpa toleransi.

“Sehingga perasaan yang sama juga masyarakat Kota Maksssar tidak mau tahu alasan kenapa listrik tidak ada. Nah inilah hal-hal psikologi yang sudah menjadi gap antara PLN dengan masyarakat. Pemerintah kota berpotensi menjembatani di situ terutama bagaimana PLN bisa lebih dekat dengan masyarakat agar mereka paham,” kata Danny Pomanto.

Di sisi lain mewakili pemerintah kota, Danny Pomanto mengaku kaget dengan kondisi PLN saat ini. Pasalnya PLN Sulselrabar pernah dinobatkan surplus 400 MW sehingga capaian itu seringkali ia sampaikan di forum internasional.

Baca Juga : Kabar Gembira! Olymrun 2026 Hadir di Makassar, Siapkan Hadiah Rp150 Juta

“Alangkah kagetnya saya ternyata dalam kondisi tertentu kita minus listrik bahkan pas-pasan. Nah posisi seperti inikan kami cukup hopeless karena kami tidak punya otoritas sama sekali soal itu,” ujarnya.

Menurut Danny Pomanto perlu ada manajemen proteksi terhadap kota-kota seperti Makassar. Apalagi Kota Makassar mempunyai kontribusi 40 persen terhadap ekonomi Sulsel.

Makassar adalah kota dengan kemandirian ekonomi yang cukup kuat. Terbukti ekonomi Makassar mampu reborn dari -1,27 persen 2022 lalu, kemudian naik menjadi 5,40 persen di tahun 2022.

Baca Juga : Warga dan Mahasiswa Pasang Baliho Penolakan PSEL di Tamalanrea, Pertanyakan Izin Amdal

“Cerita pertumbuhan ekonomi tentunya cerita tentang daya listrik dan lain-lain. Kami pemerintah kota sudah melakukan efisiensi soal kelistrikan,” bebernya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi06 Agustus 2026 15:07
Kepercayaan Masyarakat Meningkat, DPK Perbankan Tumbuh 5,71 Persen Jadi Rp149,77 Triliun
Kinerja perbankan di Sulawesi Selatan hingga Juni 2026 menunjukkan tren positif. Salah satu indikatornya terlihat dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (...
Metropolitan06 Agustus 2026 14:34
Munafri: PSEL Proyek Strategis Nasional Kami Dijalankan, Lokasi Masih Dimatangkan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota Makassar tetap membuka ruang dialog dengan masyarak...
Otomotif06 Agustus 2026 14:07
SJAM Siapkan 5 Motor Gratis untuk Konsumen yang Transaksi Selama Juli dan Agustus 2026
PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) selaku main dealer Yamaha Indonesia wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menghadirkan program "Beli...
Bisnis06 Agustus 2026 12:06
PANDE EMAS Jadi Langkah Pegadaian Kanwil VI Dorong Kemandirian Ekonomi Warga
PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (Sulselbarra Maluku) mendorong kemandirian eko...