SULSELSATU.com – Seorang guru menyampaikan permohonan maaf usai diduga mendoktrin muridnya terkait konflik Isrel dan Palestina.
Video tersebut viral di media sosial. Dalam video oknum guru tersebut merekam dirinya sendiri berbicara terkait konflik yang terjadi.
Ia mengatakan menjawab pertanyaan muridnya terkait konflik tersebut.
“Saya bilang bukan perang Israel – Palestina, tetapi perang Israel melawan teroris,” ungkapnya.
Usai videonya viral, oknum Guru SMKN di Bengkayang Kalimantan Barat minta maaf.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel







Komentar