Logo Sulselsatu

PHRI Protes Kenaikan Pajak Hiburan 75 Persen, Sebut Industri Akan Tutup Jika Berlaku

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 24 Januari 2024 14:21

Ketua PHRI Sulsel Anggiat Sinaga. Foto: Andi Baso Mappanyompa / Sulselsatu.com
Ketua PHRI Sulsel Anggiat Sinaga. Foto: Andi Baso Mappanyompa / Sulselsatu.com

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel Anggiat Sinaga menyampaikan protes terhadap Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengenai Perda kenaikan pajak hiburan 75 persen.

Dirinya menyebutkan, jika pajak 75 persen dipaksakan maka dipastikan seluruh hiburan yang ada di Kota Makassar akan tutup.

“Kita datang untuk memberi sebuah pengertian, kalau dipaksakan 75 persen maka kita pasti akan tutup,” ucap Anggiat, Rabu (24/1/2024).

Baca Juga : Munafri Tekankan Akuntabilitas Kinerja OPD sebagai Kunci Kepercayaan Publik terhadap Pemerintah

Anggiat mengaku, sebagai ketua PHRI Sulsel, dirinya tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan mengenai pembuatan Perda tersebut.

“Saya ketua PHRI yang tidak pernah dilibatkan untuk membahas itu, makanya saya protes juga ke pak Wali,” ungkap Anggiat.

Namun, setelah menyampaikan protes, pihaknya telah merasa legah dengan respon yang diberikan Wali Kota Makassar.

Baca Juga : MDA Kembali Raih Penghargaan Kepatuhan Pajak dari Pemkab Luwu

“Kita bersyukur karena respon pak wali, menyebut itu tidak masuk akal 75 persen. Wajar memang Presiden juga reaksi, kalau 75 persen,” kata Anggiat.

Meski sudah di sahkan, namun Perda tersebut belum dilakukan. Dirinya mengatakan, jika Perda tersebut dilaksanakan maka seluruh pengusaha akan kerepotan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....