Logo Sulselsatu

Tiga Komisioner Bawaslu Jeneponto Dilapor ke Ombudsman Buntut Kasus Bangkala Barat

Dedy
Dedy

Rabu, 28 Februari 2024 12:14

Saiful (Kuasa hukum) terduga pelaku dugaan pembobolan kotak suara di gudang PPK Kecamatan Bangkala Barat (Int)
Saiful (Kuasa hukum) terduga pelaku dugaan pembobolan kotak suara di gudang PPK Kecamatan Bangkala Barat (Int)

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Tiga Komisioner Bawaslu Jeneponto, Muhammad Alwi, Bustanil Nassa, dan Eric Fhatur Rahman resmi dilapor ke Ombudsman RI wilayah Sulsel, Selasa kemarin (27/02/2024).

Laporan tersebut buntut dugaan penyitaan barang pribadi milik terduga pelaku pembobolan kotak suara di gudang PPK Kecamatan Bangkala Barat, Aswar Anas dan Nurhandani beberapa waktu lalu.

“Klien kami sudah melaporkan Ketua dan anggota Bawaslu Jeneponto ke Ombudsman Sulsel. Mereka dilaporkan karena menyalahgunakan wewenang dan melampaui wewenang terkait dengan penyitaan barang pribadi berupaya Handphone milik Aswar Anas dan Nurhandani,”ujar Kuasa hukum terduga pelaku, Saiful.

Terkait penyitaan barang pribadi milik kliennya itu, Saiful mengatakan bahwa 22 Februari yang lalu sudah diajukan keberatan ke pihak Bawaslu Jeneponto terkait penyitaan, namun hingga hari ini tidak ada jawaban.

“Makanya kami resmi laporkan ketua dan anggota Bawaslu Jeneponto ke ombudsman RI wilayah Sulsel atas tindakan mala administrasi yang dilakukan oleh Bawaslu Jeneponto.
Sebab dalam undang undang pemilu dan hukum acara yang berlaku di Bawaslu, tak satupun pasal dalam undang undang Pemilu maupun per Bawaslu memberikan kewenangan kepada Lembaga ini untuk melakukan penyitaan barang,”Kata Saiful.

Mantan Ketua Bawaslu Jeneponto itu menyampaikan bahwa Bawaslu itu bukan penyidik.

“Penyidik pun kalau mau melakukan penyitaan barang bukti harus melalui prosedur antara lain harus ada ijin dari Pengadilan Negeri, surat perintah penyitaan, harus ada berita acara penyitaan. Apalagi mereka itu bukan penyidik sehingga tidak berhak melakukan penyitaan dalam menangani laporan ataupun temuan dugaan pelanggaran,”pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Komisioner Bawaslu Jeneponto, Bustanil Nassa menyampaikan apresiasi terhadap pelapor yang sudah melaporkan dirinya ke ombudsman.

“Kami apresiasi upaya Kuasa Hukum Pelaku, atas tindakannya melaporkan Bawaslu Jeneponto ke Ombudsman Sulsel. Terkait hal ini (penyitaan barang), nanti kami lakukan klarifikasi di ombudsman,”ujarnya.

Penulis Dedi Jentak

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video20 April 2024 23:32
VIDEO: Sepeda Motor Terbakar di Hertasning Makassar Usai Terjatuh
SULSELSATU.com – Sebuah motor terbakar di Jalan Hertasning, Makassar, pada Sabtu (20/4/2024). Kejadian ini dimulai ketika motor terbalik akibat ...
Video20 April 2024 22:33
VIDEO: PP Muhammadiyah Harap Putusan MK Soal Sengketa Pilpres Bebas Dari Tekanan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Mahkamah Konstitusi (MK) akan mengumumkan hasil keputusan sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) yang di gugat oleh Pa...
Makassar20 April 2024 21:09
Konjen Filipina Terkesan dengan Makassar, Marry Jennifer: Saya Akan Kembali!
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama dengan jajaran pemerintah kota tak pernah gagal membuat tamu-tamu terkesan, baik tamu nasional maupun I...
Video20 April 2024 20:43
VIDEO: Optimis Gugatan Ganjar dan Anies di Tolak MK, Idrus Marham Usulkan Segera Dibentuk Dewan Etik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekretaris Tim Kerja Strategis (TKS) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Idrus Marham yakin Mahkamah Konstitusi ...