Logo Sulselsatu

Bupati Lutim Resmikan Jalan Layang Terpanjang di Luwu Timur yang Dibangun PT Vale

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 04 April 2024 18:01

Peresmian Jembatan Layang yang dibangun PT Vale di Kecamatan Towuti, Lutim. Foto: Istimewa
Peresmian Jembatan Layang yang dibangun PT Vale di Kecamatan Towuti, Lutim. Foto: Istimewa

SULSELSATU.com, LUWU TIMUR – Bupati Luwu Timur Budiman meresmikan Jembatan Layang atau Flyover Ferrari yang dibangun PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) di Kecamatan Towuti, Luwu Timur (Lutim), Sabtu (30/3/2024).

Jembatan sepanjang 465 meter dan lebar 13 meter ini bakal menjadi flyover terpanjang di Lutim.

Peresmian dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lutim, Acting Chief Technology Officer (CTO) Jinan Syakir, Direktur External Relations Endra Kusuma, para leaders, dan karyawan serta kontraktor.

Baca Juga : Vale Indonesia Buka Peluang Vendor Lokal di IGP Pomalaa

Budiman menyampaikan rasa terima kasih kepada PT Vale yang telah membangun jembatan layang. Menurutnya, hal ini merupakan momen bersejarah bagi masyarakat Lutim, khususnya Desa Asuli, Kecamatan Towuti.

“Saya atas nama Pemkab dan masyarakat Lutim mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan kontribusi PT Vale dalam pembangunan jembatan layang di Lutim. Ini merupakan bukti nyata komitmen PT Vale dalam mendukung pembangunan di daerah ini,” katanya.

Budiman melanjutkan, proyek ini bukan hanya infrastruktur biasa, tetapi simbol kemajuan dan konektivitas yang akan membuka peluang baru bagi kesejahteraan masyarakat. Dia pun meminta kepada seluruh masyarakat agar menjaga kebersihan dan keamanan jembatan.

Baca Juga : Dua Warga Luwu TimurTerima Beasiswa S2 PT Vale

“Saya yakin, jembatan layang ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat Desa Asuli Kecamatan Towuti. Jembatan ini akan meningkatkan aksesibilitas, memperlancar arus barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah ini,” ujarnya.

Sementara, Acting Chief Technology Officer (CTO) Jinan Syakir mengatakan, kehadiran jembatan ini menunjang perseroan dalam mencapai target produksi 70.805 ton di 2023. Selain itu, peresmian jembatan juga merupakan komitmen perusahaan untuk tetap berproduksi tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.

Dia menyampaikan sekilas mengenai proses pembangunan jembatan dari aspek keselamatan. Katanya, selama proses pembangunan, keselamatan para pekerja terus dipantau sebab proyek ini memiliki tingkat risiko dan potensi bahaya cukup tinggi.

Baca Juga : Pendapatan PT Vale Naik 27 Persen, Produksi Capai 18.341 Ton Nikel Matte

Mulai dari safety terhadap manusia, safety terhadap peralatan kerja, dan safety kepada lingkungan.

“Kami juga akan terus memantau keamanan jembatan, mulai dari pemeliharaan hingga aspek keselamatan para pengendara. Semoga memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah dan keberkahan kepada kita semua, dan tentunya jembatan ini akan menjadi landmark di Lutim,” jelasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....