SULSELSATU.com, JENEPONTO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jeneponto menggelar Rapat koordinasi dengan pemerintah Kabupaten Jeneponto di Vazaka Hotel Makassar, Jalan Pettarani.
Kegiatan tersebut berlangsung selama 2 hari terhitung hari ini Senin 15/07/2024 sampai dengan besok Selasa 16/07/2024).
Tujuan kegiatan tersebut dalamrangka perencanaan program, Kegiatan dan anggaran serta revisi anggaran pada pemilihan bupati dan wakil Bupati Jeneponto tahun 2024.
Hadir dalam acara tersebut, Ketua Bawaslu Jeneponto, Muhammad Alwi, Anggota Bawaslu Jeneponto Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bustanil Nassa, Anggota Bawaslu Jeneponto Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Eric, Sekretaris Bawaslu Jeneponto, Rosmawati.

Sementara Narasumber Kepala Dinas Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jeneponto, Armawi A dan peserta dalam rapat tersebut yakni Ketua Panwascam se Kabupaten Jeneponto berserta masing masing , Sekretarisnya dan staf pengelola Keuangan.
Kepala Dinas BPKAD Jeneponto, Armawi A menyampaikan, anggaran Pilkada untuk KPU dan Bawaslu Jeneponto dilakukan pencairan dua tahap sesuai surat edaran Kementerian Keuangan RI.
“Tahap pertama kita cairkan 40 persen di tahun 2023 dan 60 persennya kita cairkan di tahun 2024 dan itu sudah direalisasikan semua,”ujar Ar
Kata Armawi, anggaran Pilkada 2024 untuk KPU Jeneponto sebesar Rp 25 Miliar lebih, Bawaslu Jeneponto Rp 7 Miliar, Polres Jeneponto Rp5 Miliar dan Kodim 1425 Jeneponto Rp 1 Miliar.
“Jadi Pemkab Jeneponto dalam hal kesiapan pendanaan Pilkada serentak 2024 itu telah merealisasikan anggaran 100 persen selama 2 tahap untuk Bawaslu dan KPU Jeneponto,”katanya.
Untuk itu Armawi berharap anggaran Pilkada ini digunakan sebaik baiknya dan tetap memperhatikan Administrasi pertanggungjawabannya.
Penulis Dedi Jentak
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar