Logo Sulselsatu

Apiaty Amin Syam Nilai PAUD di Makassar Butuh Perhatian Khusus

Asrul
Asrul

Jumat, 30 Agustus 2024 13:40

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Prof Apiaty K Amin Syam mendorong pendidikan anak usia dini (PAUD) untuk lebih mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Demikian disampaikannya saat menggelar Sosialisasi Penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, bertempat di Hotel Aston, Jalan Sultan Hasanuddin, Jumat (30/8/2024).

Legislator dari Fraksi Golkar ini menyebut salah satu yang perlu diperhatikan adalah tenaga pendidik. Banyak dari mereka yang bukan berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Baca Juga : PDIP Dorong APBD Perubahan Makassar Lebih Berpihak pada Warga

“Tapi sayang sekali kebanyakan guru PAUD kita itu masih swasta padahal bisa didorong agar mereka juga berstatus PNS,” ujarnya.

Masuk dalam pendidikan formal, menurutnya, PAUD sudah seharusnya lebih banyak kemajuan. Dia mendorong agar Dinas Pendidikan Makassar untuk memberikan bantuan.

“Apalagi kan sudah masuk program pendidikan 10 tahun dan ini penting sekali. Kami terus mengawal agar pendidikan PAUD ini lebih dapat perhatian,” ujarnya.

Baca Juga : RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount

“Kenapa penting karena agar anak kita tidak kaku lagi kalau masuk SD. Dia sudah tahu sedikit soal pendidikan dan bisa bermain di PAUD,” tutup Apiaty.

Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Bosowa, Andi Tenri Fitryah juga menganggap PAUD punya peran penting dalam pendidikan anak.

“Jadi memang pendidikan anak usia dini itu perlu. Di sini membentuk karakter anak kita,” katanya.

Baca Juga : Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi

Dia berharap PAUD negeri juga diperbanyak. “Kita harapkan PAUD yang dikelola pemerintah itu semakin banyak sehingga program 10 tahun pendidikan formal ini terlaksana,” tambahnya.

Begitu juga yang disampaikan Dosen Unibos, Baharuddin Udin. Dia menilai potensi anak dapat terlihat ketika memasuki PAUD.

“Kita harus bisa lihat potensi anak kita, biarkan anak kita ikut dalam PAUD ini,” ujarnya.

Baca Juga : Legislator PDIP Makassar Desak RSIA Paramount Ditutup, Soroti Dugaan Kelalaian

Dia pun mengajak masyarakat untuk mensosialisasikan perda ini. Terkhusus melibatkan mereka dalam mendorong anak untuk ikut PAUD.

“Kita punya peran penting untuk anak kita dan mencerdaskan bangsa,” tegasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...