Logo Sulselsatu

Imam Fauzan Klaim Amir Uskara Dapat Laporan Dari Kadis dan Camat Soal Netralitas ASN

Asrul
Asrul

Minggu, 06 Oktober 2024 15:45

Ketua DPW PPP Sulsel Imam Fauzan. Ist
Ketua DPW PPP Sulsel Imam Fauzan. Ist

SULSELSATU.com, GOWA – Sejumlah kepala dinas (kadis) dan camat di Kabupaten Gowa, diklaim menjadi informan atau penyampai informasi kepada pasangan calon bupati Amir Uskara-Irmawati atau Aurama’ terkait dinamika pilkada.

Klaim itu disampaikan oleh Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulsel, Imam Fauzan yang juga putra sulung Amir Uskara.

Imam Fauzan menjelaskan, sebanyak 11 kadis dan 9 camat kerap memberikan informasi kepada pasangan calon bupati Gowa nomor 1 tersebut, khususnya mengenai dugaan netralitas ASN.

Baca Juga : Tak Gugat ke MK, Aurama’ Terima Hasil Pilkada Gowa

“Kami tahu kepala dinas mana yang cari aman, kami tahu kepala dinas apa yang terlalu keras menekan ke masyarakat. Jujur saja, ada 11 kepala dinas yang hampir setiap hari melaporkan hal itu ke Pak Amir,” ujar Fauzan kepada wartawan, Minggu (6/10/2024).

Fauzan menyebut belasan kadis maupun sejumlah camat tersebut tidak dalam posisi mengampanyekan Aura-Irma, melainkan hanya sebagai pembocor informasi.

Salah satu informasi yang kerap disampaikan para pejabat tersebut kepada Amir Uskara adalah, handphone (HP) mereka selalu dikumpul ketika digelar pertemuan membahas pilkada.

Baca Juga : Amir Uskara Minta Pendukung Tetap Tenang dan Kawal Proses Rekapitulasi

“Kami tahu setiap pertemuan mereka dikumpul HP-nya. Kami tahu isi dari setiap pertemuannya, karena hampir setiap hari mereka melapor kepada pak Amir,” jelas eks legislator DPRD Sulsel ini.

Fauzan enggan menyebut siapa 11 kepala dinas yang membocorkan informasi kepada Amir Uskara. Imam hanya meminta para ASN di Gowa bersikap netral.

“Banyak laporan kami terima tentang netralitas ASN, kepala desa, petugas dan lain-lain. Meskipun banyak tekanan, biarkan masyarakat menilai, silahkan masyarakat menilai hal-hal seperti itu,” katanya.

Baca Juga : Saksi Aurama’ Bakal Live Medsos di TPS Antisipasi Kecurangan

“Kami harap penyelenggara pemerintah bisa netral. Kami hanya meminta masyarakat memilih calon pemimpinnya tanpa paksaan, sesuai hati nurani. Ketika itu terjadi, maka menghasilkan pemimpin yang baik di Gowa,” tandasnya.

Sebelumnya, Tim Hukum Amir Uskara-Irmawati melapor ke Bawaslu atas dugaan pelanggaran netralitas sejumlah camat dan kepala desa di Gowa.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News14 Agustus 2026 10:51
UGM dan Indosat Resmikan Pusat Teknologi AI Pertama di Indonesia
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH), NVIDIA, dan Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi meluncurkan ...
News14 Agustus 2026 08:40
Kalla Toyota Raih Awards Otomotif 2026, Perkuat Kepercayaan Pelanggan di Sulsel
Kalla Toyota kembali mendapat pengakuan atas kiprahnya di industri otomotif Sulawesi Selatan. Chief Executive Officer Kalla Toyota Robby Wijaya dinoba...
News14 Agustus 2026 06:43
Pelindo Regional 4 Perkuat Ekosistem Vendor Lewat Digitalisasi Pengadaan 2026
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memperkuat ekosistem vendor di Regional 4. Penguatan dilakukan melalui pembaruan kebijakan pengadaan bar...
Bisnis13 Agustus 2026 21:26
APEX 2026 Jadi Ajang Edukasi dan Perluasan Akses KPR Subsidi di Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) menjadikan APEX 2026 sebagai momentum mempertemuk...