Logo Sulselsatu

Kepemimpinan CEO PT Vale Febriany Eddy Kembali Diakui, Masuk Daftar 100 Perempuan Paling Berpengaruh di Asia

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 09 Oktober 2024 11:15

CEO PT Vale Febriany Eddy. Foto: Istimewa.
CEO PT Vale Febriany Eddy. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, SOROWAKO – Sebagai salah satu perusahaan pertambangan nikel berkelanjutan terkemuka di Indonesia, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dengan bangga mengumumkan bahwa Febriany Eddy selaku CEO PT Vale kembali masuk dalam daftar 100 Perempuan Paling Berpengaruh di Asia versi Fortune.

Penghargaan ini mempertegas pengaruhnya dalam mentransformasi industri pertambangan Indonesia dengan fokus pada keberlanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan.

Daftar Fortune 100 Most Powerful Women Asia menghormati perempuan yang mendefinisikan ulang konsep kepemimpinan, mentransformasi industri, dan menginspirasi generasi pemimpin berikutnya.

Baca Juga : Vale Indonesia Buka Peluang Vendor Lokal di IGP Pomalaa

“Kami bangga merayakan pencapaian luar biasa dari para pemimpin perempuan di seluruh Asia Pasifik,” ujar Clay Chandler selaku Editor Eksekutif Asia, Fortune.

Kata Clay, perempuan yang masuk dalam daftar ini kini bergabung dengan warisan luar biasa yang telah dibangun oleh program Most Powerful Women Fortune selama lebih dari 25 tahun.

Kepemimpinan Febriany telah mendorong kemajuan strategis PT Vale Indonesia dalam agenda keberlanjutan.

Baca Juga : Dua Warga Luwu TimurTerima Beasiswa S2 PT Vale

Di bawah arahannya, PT Vale telah memperkuat posisinya sebagai pemimpin global dalam pertambangan bertanggung jawab, menggabungkan keunggulan operasional dengan perlindungan lingkungan dan tanggung jawab sosial.

Kepemimpinan yang Berfokus pada Keberlanjutan
Febriany telah memimpin PT Vale dalam berbagai inisiatif keberlanjutan seperti energi hijau, dekarbonisasi, dan reklamasi lahan.

Visi strategisnya telah memungkinkan perusahaan untuk menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dengan pengurangan jejak karbon.

Baca Juga : Pendapatan PT Vale Naik 27 Persen, Produksi Capai 18.341 Ton Nikel Matte

Selama perjalanan kepemimpinannya, Febriany terus mendorong kesetaraan gender, membuktikan bahwa perempuan dapat berperan aktif dalam industri yang didominasi oleh laki-laki seperti pertambangan.

“Pengakuan ini adalah bukti kerja keras seluruh tim PT Vale Indonesia dalam mempertahankan komitmen kami terhadap keberlanjutan. Saya berharap pencapaian ini dapat menginspirasi lebih banyak perempuan untuk mengambil peran kepemimpinan, terutama di industri yang masih minim representasi perempuan,” ujar Febriany.

Hadapi Tantangan dengan Gaya Kepemimpinan Transformatif
Sebagai pemimpin di industri yang didominasi laki-laki, Febriany memadukan empati dan visi strategis dalam gaya kepemimpinannya.

Baca Juga : PT Vale Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM Morowali

Ia menciptakan budaya kerja yang inklusif dan mendorong kolaborasi di semua tingkatan, yang mendorong inovasi dan efisiensi.

Fokusnya pada kepercayaan dan resiliensi di antara timnya telah menjadi salah satu faktor utama keberhasilan PT Vale di bawah kepemimpinannya.

Febriany menunjukkan ketangguhan dalam menghadapi tantangan yang kompleks, baik dalam mengelola proyek bernilai miliaran dolar maupun memimpin upaya keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga : Muncul Bela Aliansi di Bungku Timur, Rekam Jejak Irwan Arya Disorot

Ia juga secara aktif berusaha untuk menghapus hambatan bagi perempuan di sektor pertambangan, mendorong lebih banyak representasi perempuan di peran teknis dan kepemimpinan.

Berdiri Teguh di Industri yang Didominasi Laki-Laki
Industri pertambangan menghadirkan tantangan unik bagi perempuan, termasuk bias gender dan kurangnya representasi.

Febriany percaya bahwa perempuan harus memanfaatkan perspektif unik mereka sebagai kekuatan dalam kepemimpinan.

Tidak terkecuali, ia juga menekankan pentingnya autentisitas dan integritas dalam membangun rasa hormat di lingkungan yang menantang.

Dengan dedikasinya untuk mendorong perubahan sistemik, Febriany telah membuka jalan bagi perempuan di sektor teknis dan kepemimpinan dalam industri pertambangan.

Perjalanan kepemimpinannya menjadi inspirasi bagi banyak perempuan yang bercita-cita sukses di industri yang sering kali dipandang melalui lensa maskulin.

Febriany membuktikan bahwa kepemimpinan yang otentik, keahlian finansial, dan visi keberlanjutan dapat berjalan berdampingan dalam proyek-proyek transformasional yang berdampak pada masa depan industri dan planet ini.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....