Logo Sulselsatu

KALLA Bawa Pulang Penghargaan Lestari Award 2024 Kategori Good Health & Wellbeing

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 10 Oktober 2024 21:01

People & Culture Director KALLA Disa Rizky Novianty bersama penghargaan Lestari Award 2024. Foto: Istimewa.
People & Culture Director KALLA Disa Rizky Novianty bersama penghargaan Lestari Award 2024. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – KALLA kembali mendulang prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Lestari Award 2024 pada bidang sosial kategori Good Health & Wellbeing.

Penerapan corporate culture program secara berkelanjutan dalam perusahaan menjadi kunci keberhasilan KALLA dalam ajang ini.

Lestari Award merupakan ajang penghargaan yang diberikan kepada para pemimpin perusahaan serta program-program yang dijalankan berbagai korporasi dengan nilai-nilai sustainability.

Baca Juga : LAZ Hadji Kalla Dampingi Enam Kelompok UMKM di Bone Perkuat Legalitas

Pemilihan pemenang dilakukan secara ketat oleh lembaga audit bersama para assessor yang berlatar belakang akademisi serta praktisi.

Penghargaan Lestari Award 2024 diserahkan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah kepada KALLA di Raffles Hotel Jakarta, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, KALLA telah memaparkan berbagai health & wellbeing program perusahaan dalam materi berjudul “Creating a Culture of Care yang diregistrasi menjelang pelaksanaan event ini.

Baca Juga : Mahasiswa Kalla Institute Juara 1 SEAHAWK 2026 di Malaysia

“Penghargaan ini kami peruntukkan bagi seluruh karyawan KALLA yang selama ini betul-betul menerapkan good health & wellbeing dalam bekerja. Kami akan terus meningkatkan inisiatif berkelanjutan demi meningkatkan kebahagiaan dan kesehatan karyawan maupun masyarakat luas,” ungkap Disa Rizky Novianty selaku People & Culture Director KALLA.

Adapun program existing program akan terus dijalankan dan dilanjutkan. Selain itu, saat ini sudah mulai banyak inisiatif-inisiatif baru yang memang bisa mengaktualisasikan potensi setiap karyawan dan menunjukkan yang terbaik dari mereka.

“Kami berharap bahwa kegiatan-kegiatan itu betul-betul bisa mengembangkan apa yang terbaik dari mereka, versi terbaik dari diri setiap karyawan dan kami harapkan dapat diimplementasikan dengan baik dan secara konsisten,” tutur Disa.

Baca Juga : MaRIConnected Hadirkan 26 KOL Sambut HUT ke-26 MaRI

Ia menjelaskan beberapa program yang dimiliki mencakup enam jenis pengelompokkan, mulai dari fisik, sosial, mental, spiritual, lingkungan, dan finansial.

Program tersebut tidak hanya bertujuan menyehatkan dan menyejahterakan karyawan internal, tetapi juga ada beberapa program dibuka bagi eksternal.

Di kategori Mental, selain seminar atau webinar tentang parenting, pihaknya juga mengadakan program coaching, program konseling dan program apresiasi karyawan.

Baca Juga : Bukit Baruga Tawarkan Hunian Dekat Fasilitas Publik Dukung Mobilitas Sehari-hari

Sedangkan untuk kategori Fisik, terdapat community link olahraga, Friday Fit untuk kegiatan rutin setiap Jumat dan program makanan sehat.

Kemudian, terdapat program kajian selama Ramadhan, talkshow rutin mengelola keuangan, volunteer di Kalla Rescue, hingga donasi makanan Insan Kalla.

Adapun untuk kegiatan eksternal, diharapkan agar dampaknya dapat terus diperluas, diperbesar dan lebih dirutinkan lagi.

Baca Juga : Hadapi El Nino, LAZ Hadji Kalla Bantu Petani Kembangkan Usaha Alternatif

Selama pelaksanaan program Health & Wellbeing, KALLA meraih beberapa dampak positif yang menunjukkan peningkatan signifikan dari kesehatan dan kebahagiaan karyawan KALLA.

Dampak positif tersebut, antara lain budaya hidup sehat dan bahagia yang tumbuh di KALLA berpengaruh terhadap sick leave yang relatif rendah.

Rata-rata hari sakit karyawan hanya 1 hari per tahun per karyawan. Data ini diambil dari data absensi karyawan untuk level staf hingga manajer.

Kemudian, satisfaction index tinggi, yakni indeks kepuasan karyawan di angka 2,15 (skala 0-3). Dengan kata lain 96,18 persen karyawan merasa puas dan sangat puas bekerja dan berkarier di KALLA.

Selanjutnya, turn over karyawan rendah, yakni 5 persen dari standar rata-rata turnover rate secara global pada multi industry, yaitu 10,6 persen (sumber: Linkedin).

Karyawan yang sehat dan sejahtera cenderung lebih produktif dan efektif yang berkontribusi pada pencapaian target perusahaan dan memastikan bahwa mereka tetap berada dalam kategori STAR dan promotable talent.

Dampak positif lainnya ialah tingkat keterlibatan karyawan pada Improvement/Innovation Project mencapai 88 persen yang tercakup pada 901 project yang teregistrasi dengan nilai Net Quality Income (NQI), yaitu Rp100,3 Miliar.

Kini KALLA pun masuk ke dalam Top 6 Corporate Equity Index (CEI). Ada pun nilai CEI KALLA dibandingkan dengan grup bisnis lain sebesar 308.56 dan berada pada urutan ke 6 dari 18 group bisnis di Indonesia.

Seluruh pencapaian ini tidak terlepas dari konsistensi KALLA dalam menerapkan health & wellbeing program yang berujung pada tingginya produktifitas yang berdampak secara bisnis maupun non bisnis.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....