Logo Sulselsatu

Siap-siap Operasi Zebra Digelar Mulai 14 Oktober 2024, Lengkapi Kendaraan Anda

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Sabtu, 12 Oktober 2024 17:18

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar akan melaksanakan Operasi Zebra Pallawa 2024 selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Oktober 2024. Untuk itu, masyarakat diharapkan melengkapi kendaraannya, mematuhi aturan lalu lintas, dan tertib berkendara di jalan raya.

Target operasi ini adalah mengajak masyarakat agar lebih tertib berkendara demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran (Kamseltibcar) lalu lintas.

Kasat Lantas Polrestabes Makassar, Kompol Mamat Rahmat menjelaskan dalam operasi ini pihaknya akan menyasar setiap pelanggaran lalu lintas, khususnya yang dapat menimbulkan kecelakaan sebagaimana akhir-akhir ini kita sering mendapati banyak kecelakaan yang terjadi di jalan.

Beberapa pelanggaran yang jadi prioritas sasaran operasi diantaranya tidak menggunakan sabuk pengaman atau safety belt, tidak menggunakan helm, melawan arus, dan menggunakan kenalpot brong.

Kemudian nomor plat tidak sesuai TNBK (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor), kecepatan diatas maksimal, berkendara di bawah pengaruh alkohol, berboncengan lebih dari satu orang, pengendara di bawah umur, dan beberapa pelanggaran lainnya.

“Jadi itu targetnya selama 14 hari. Kurang lebih ada delapan target (pelanggaran) operasi yang diutamakan,” kata Kompol Mamat.

Dalam Operasi Zebra ini pihaknya atau petugas lalu lintas dari Satlantas Polrestabes Makassar tidak standby atau fokus di satu titik saja, tetapi mobile menyasar para pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.

Ia juga menjelaskan dalam pelaksanaan operasi nantinya polisi akan lebih mengedepankan tindakan preemtif dan preventif. Lebih banyak memberikan teguran dan edukasi kepada masyarakat.

Meski demikian, Mamat menyebut pihaknya juga tetap melakukan tindakan seperti tilang baik melalui ETLE, maupun manual jika petugas yang sementara patroli menemukan pengendara yang melanggar.

“Jadi sifatnya mobile, kita sekarang tidak melakukan operasi stasioner tetapi kita melakukan kegiatan. Kita juga mengedepankan tindakan preemtif, preventif, represif, yaitu imbauan dan teguran diperbanyak. Tetapi kalau melanggar kelihatan kasat mata kita lakukan dengan tilang manual,” ungkapnya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video02 Mei 2026 22:33
VIDEO: Aksi Demo di Flyover Makassar, Tolak Komersialisasi Pendidikan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, turun ke jalan memperingati Hari Pendidikan Nasional, 02 Mei 2...
Sulsel02 Mei 2026 22:29
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
SULSELSATU.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menunjukkan komitmen dan perhatian serius Pemerintah Kota Parepare terhadap para p...
Nasional02 Mei 2026 19:50
OJK Tekankan Peran Human Firewall Hadapi Ancaman Siber di Sektor Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat kapasitas ketahanan siber industri keuangan digital nasional guna menjaga keberlangsungan sektor tersebu...
Video02 Mei 2026 19:49
VIDEO: Prabowo Tanyakan Manfaat MBG ke Buruh saat May Day di Monas
SULSELSATU.com – Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung program MBG saat peringatan May Day. Pernyataan itu disampaikan di kawasan Monumen Nasiona...