Logo Sulselsatu

Mentan RI Serahkan Berbagai Bantuan Alat Pertanian Saat Kunker di Kabupaten Gowa

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 12 Oktober 2024 13:27

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dampingi Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman saat kunker di Kabupaten Gowa. Foto: Istimewa.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dampingi Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman saat kunker di Kabupaten Gowa. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, GOWA – Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan didampingi Wakil Bupati Gowa Abdul Rauf Malaganni menerima Kunjungan Kerja Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman di Kabupaten Gowa.

Andi Amran Sulaiman datang bersama Kepala Badan Pertahanan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Moh. Fadil Imran dan Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon di di Lapangan Pemuda Kecamatan Pattallassang, Jum’at (11/10.2024).

Pada kunjungan tersebut, Menteri Pertanian RI menyerahkan bantuan alat mesin pertanian dan bibit unggul kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa dan petani dengan total senilai Rp65,4 miliar.

Baca Juga : Investasi Rp1,3 Triliun, Perusahaan Kanada Bakal Bangun Pengolahan Sampah Modern di Gowa

Adapun bantuan tersebut yakni 41 unit combine harvester, 20 unit pompa air, 20 unit traktor roda dua, bibit padi inbrida 15.849 ha, benih jagung hibrida 25.110 ha yang diserahkan secara simbolis ke 18 kecamatan.

Atas bantuan itu, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menyampaikan rasa terimakasihnya kepada jajaran Menteri Pertanian RI. Menurutnya bantuan tersebut akan membantu meningkatkan stok pangan di Gowa.

“Kabupaten Gowa didatangi oleh tokoh nasional yang juga asal kabupaten Gowa dan Sulsel untuk memberikan bantuan bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Gowa khususnya di sektor pertanian,” ungkapnya.

Baca Juga : Anak Buah Husniah Talenrang Resmi Ditetapkan Tersangka Korupsi PBG, Langsung Ditahan di Polres Gowa

Adnan menyebut, pertanian merupakan salah satu sektor unggulan penopang pertumbuhan ekonomi di Gowa sehingga mampu terus tumbuh dan menjadi urutan kedua se-Sulsel.

“Kami memiliki beberapa produk unggulan di bidang pertanian yaitu padi, jagung dan kentang, dimana Gowa merupakan penyuplai Kota Makassar dan komoditi unggulan kita di kabupaten Gowa itu padi dan jagung terus memperlihatkan produksi yang sangat baik,” kata Adnan.

Ia juga menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Gowa ditopang oleh tiga sektor yaitu pertanian dengan kontribusi 29,53 persen, lalu perdagangan dan konstruksi.

Baca Juga : Hak Angket DPRD Gowa Resmi Bergulir, Ini Sejumlah Isu yang Disorot

Adnan berharap, bantuan ini akan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Gowa, terlebih pertanian telah menjadi sendi-sendi kehidupan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Gowa dan terbukti sejak 2020 saat dilanda pandemi Covid-19.

Seluruh daerah di Sulsel mengalami pertumbuhan ekonomi yang minus di bawah 0 persen. Namun, berbeda dengan kabupaten Gowa yang tetap tumbuh satu persen karena pertanian yang bagus.

“Kami yakin dan percaya apabila bantuan yang diberikan oleh pak menteri ini digunakan dengan baik maka pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gowa akan semakin meningkat lagi di masa yang akan datang,” tambah Bupati Gowa dua periode ini

Baca Juga : Pemkab Gowa dan BSI Hadirkan Rumah Layak Huni Bagi Keluarga Miskin Ekstrem

Sementara Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman mengatakan, bantuan ini untuk memastikan stok pangan Indonesia aman khususnya di Kabupaten Gowa sekaligus menuju Indonesia lumbung pangan dunia.

“Kami terus bergerak ke seluruh Indonesia dan sekarang sudah 11 bulan keliling untuk memastikan pangan kita aman. Mimpi kita paling lambat tiga tahun ke depan Indonesia akan swasembada pangan bahkan kita akan menjadi lumbung pangan dunia nantinya,” katanya.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni secara bertahap melakukan transformasi pertanian dari tradisioanal menjadi modern yang dimulai dengan menggunakan alat-alat pertanian tinggi salah satunya bantuan yang diberikan hari ini.

Baca Juga : Pemkab Gowa Kolaborasi Lintas Sektor Bedah Ratusan Rumah Keluarga Miskin Ekstrem

“Kontretnya di Gowa akan di klaster dimulai dengan 5.000 hektar lahan modern. Semuanya tidak lagi menggunakan tradisional, tanam pakai, kemudian panen seperti tadi menggunakan combine harvester, dan mengolah menggunakan traktor. Jadi klaster yang kami bangun adalah sejajar dengan negara maju sehingga nanti petani-petani dan para pemuda mau bertani karena menggunakan teknologi tinggi. Karena yang terpenting adalah dalam pertanian modern, kami libatkan generasi milenial dan generasi Z,” jelas Mentan RI.

Sebelumnya, para rombongan terlebih dulu melakukan panen dan tanam padi di Desa Sunggumanai Kecamatan Pattallassang bersama masyarakat.

Pada kunjungan ini turut dihadiri Pj Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, Forkopimda Gowa, Pimpinan SKPD, Camat Lingkup Pemkab Gowa, kepala desa/lurah se-Kabupaten Gowa dan penyuluh pertanian serta ribuan masyarakat Kabupaten Gowa.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...
News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....