Logo Sulselsatu

LAZ Hadji Kalla Tingkatkan Ekonomi dan Pemberdayaan Sosial Desa Pelosok Kabupaten Donggala

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 15 Oktober 2024 20:14

LAZ Hadji Kalla beri bantuan warga desa pelosok di Kabupaten Donggala. Foto: Istimewa.
LAZ Hadji Kalla beri bantuan warga desa pelosok di Kabupaten Donggala. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – LAZ Hadji Kalla terus memperluas wilayah penyebaran manfaatnya di Kabupaten Donggala, menambah dua lokasi desa dampingan baru pada 2024.

Desa Rano dan Desa Manimbaya yang berada di Kecamatan Balaesang Tanjung menjadi penerima manfaat program pemberdayaan desa terbaru.

Sejak awal 2023, LAZ Hadji Kalla melalui Bidang Ekonomi & Sosial, telah menjalankan program pemberdayaan & pendampingan desa, yang dikenal dengan nama Desa Bangkit Sejahtera (DBS) di dua desa pelosok yang ada di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Baca Juga : Kalla Transport & Logistics Raih Tiga Penghargaan Toyota

Yakni Desa Powelua di Kecamatan Banawa Tengah dan Desa Tosale di Kecamatan Banawa Selatan.

Erny Rachmi Nurdin selaku Program Manager Bidang Community Development LAZ Hadji Kalla menyampaikan alasan terpilihnya keempat desa tersebut.

Mulai dari kondisi ekonomi, sosial, lingkungan masyarakat yang masih minim padahal memiliki sumber daya alam dan potensi sumber daya manusia yang potensial.

Baca Juga : Kalla Beton Perluas Kolaborasi Industri Infrastruktur di Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16

Selanjutnya, dikembangkan untuk mencapai tingkat kesejahteraan yang lebih baik bagi seluruh komponen masyarakat desa.

“Di Desa Rano dan Manimbaya, kita membantu pengembangan komoditi nilam, sebagai salah satu komoditi yang potensial di dua desa tersebut dan memiliki nilai ekonomi relatif tinggi,” ungkapnya.

Fasilitator LAZ Hadji Kalla dari dua desa tersebut telah membagikan total 18.000 benih nilam varietas unggul kepada sejumlah petani binaan serta pelatihan teknis budidaya nilam.

Baca Juga : LAZ Hadji Kalla Dampingi Enam Kelompok UMKM di Bone Perkuat Legalitas

Sebelumnya warga dari dua desa ini, lebih banyak membudidayakan komoditi cengkeh sebagai komoditi utama sumber mata pencaharian.

Dengan dikembangkannya komoditi nilam oleh LAZ Hadji Kalla, masyarakat bisa membuka wawasan warga akan keberagaman komoditi desa yang dapat dijadikan sumber mata pencaharian.

Kepala Desa Rano Alimuddin mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan benih nilam dan juga inovasi Keramba Jaring Apung (KJA) untuk memberdayakan para petani dan nelayan danau.

Baca Juga : Mahasiswa Kalla Institute Juara 1 SEAHAWK 2026 di Malaysia

“Kami sangat terbantu dengan benih nilam yang telah diberikan, terlebih lagi dari inovasi KJA ini, sehingga warga yang selama ini mengandalkan metode tradisional dalam menangkap ikan, sekarang memiliki cara baru yang lebih produktif dan ramah lingkungan,” ungkapnya.

Selain pengembangan komoditi nilam di desa Manimbaya, fasilitator LAZ Hadji Kalla juga menginisiasi pengembangan produk lokal olahan minyak kelapa disertai pelatihan untuk mengajari warga cara mengolah kelapa menjadi minyak berkualitas tinggi.

Desa Powelua yang berada di dataran curam dengan kadar air rendah juga mendapat perhatian khusus dari LAZ Hadji Kalla.

Baca Juga : MaRIConnected Hadirkan 26 KOL Sambut HUT ke-26 MaRI

Salah satu program unggulan di desa ini adalah pengembangan padi ladang, sebuah metode bercocok tanam yang unik karena padi ditanam di lahan kering dengan pengairan terbatas.

Asmin selaku Kepala Desa Powelua mengungkapkan bahwa awalnya merasa ragu bisa menanam padi di kondisi lahan seperti ini, namun dengan bantuan dari LAZ Hadji Kalla, warga menjadi sadar akan potensi desa yang dapat dikembangkan untuk kebaikan desa.

“Selain padi ladang, juga terdapat program dimana lahan tidur dimanfaatkan untuk menanam sayuran jangka pendek seperti kangkung dan sawi, adapula bantuan budidaya 2.000 bibit ikan lele dalam 2 kolam demplot, 3 pasang indukan ikan lele, sehingga kedepannya para pelaku usaha budidaya ikan lele di desa ini, tidak perlu lagi jauh-jauh ke Kota Donggala untuk membeli bibit ikan, karena sudah tersedia pembibitan ikan lele di desa ini,” tambahnya.

Fasilitator LAZ Hadji Kalla di Desa Tosale saat ini juga intens menjalankan program pemberdayaan dan pendampingan desa.

Di antaranya pelatihan pembuatan keripik kelapa yang kini menjadi salah satu produk andalan desa dan program pemberdayaan peternakan melalui bantuan berupa 300 bibit ayam kampung super kepada warga penerima manfaat untuk dibudidayakan.

Untuk mendukung ketahanan pangan juga dijalankan program pendampingan komoditi 4.000 cabai dalam demplot seluas 1 Ha yang telah ditanam dan dibudidayakan di lahan tersebut dengan perkiraan panen perdana akan dilakukan di pertengahan bulan Oktober tahun ini.

Keempat desa yang dibina oleh LAZ Hadji Kalla melalui program DBS kini mulai merasakan dampak positif dari program tersebut, baik dari segi peningkatan pengetahuan maupun ekonomi.

LAZ Hadji Kalla berharap dengan adanya program ini, masyarakat di desa-desa yang dibina dapat mandiri secara ekonomi dan terus mengembangkan potensi lokal mereka.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Kriminal07 November 2026 21:42
Kendaraan Diduga Milik Geng Motor Dibakar Massa Usai Serang Warga di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Keributan antar kelompok pemuda dan geng motor terjadi di pertigaan Jalan Veteran Selatan-Jalan Rappocini Raya, Kota ...
Politik07 November 2026 19:04
Meriahkan HUT ke-15 Partai NasDem, Anggota DPR RI Rudianto Lallo Gelar Turnamen Sepak Bola
SULSELSATU.com, GOWA – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Partai NasDem, anggota DPR RI Fraksi NasDem Rudianto Lallo menggela...
Sulsel07 November 2026 12:41
Bupati Gowa Terima Penghargaan Peduli Pendidikan Nonformal
Bupati Gowa Darmawangsyah Muin menerima Anugerah Adhiwidya Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) Indonesia 2026 dari Dewan Pengurus Pusat Forum Kom...
Politik06 November 2026 22:31
Ribuan Massa Padati Puncak Harlah NasDem ke-15 di Sidrap, 212 Kader Penggerak Dilantik
SULSELSATU.com, SIDRAP – Rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-15 Partai NasDem di Sulawesi Selatan resmi dimulai, Jumat (6/11/2026) malam...