SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pentingnya wawasan kebangsaan bagi para pemuda menjadi perhatian Pemerintah Kota Makassar.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemerintah Kota Makassar membentuk Tim Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan.
Kepala Kesbangpol Makassar, Andi Bukti Djufrie mengatakan, tim ini akan memberikan pendidikan wawasan kebangsaan khusunya kepada anak-anak muda, mulai dari SMP, SMA hingga mahasiswa.
Baca Juga : Aston Makassar Donor Darah Jelang HUT ke-14, Kumpulkan 60 Kantong
Adapun tugas dari tim ini akan memberikan materi dan edukasi kepada pelajar yang ada di Kota Makassar.
Ada dua opsi yang akan dilakukan, misalnya mengumpulkan perwakilan pemuda di satu tempat untuk diberikan edukasi terkait ideologi pancasila dan wawasan kebangsaan.
Kedua, tim ini akan kunjungan langsung ke sekolah-sekolah.
Baca Juga : MaRI Resmi Mulai Perluasan Mal dan Bangun Apartemen, Target Selesai 2028
“Tim akan memberikan edukasi kepada anak-anak agaimana ideologi pancasila yang sebenarnya,” ucap Andi Bukti Djufrie, Kamis (7/11/2024).
Diharapkan kegiatan ini bisa menguatkan pondasi generasi muda untuk melakukan kegiatan positif, sesuai norma dan ideologi pancasila.
Andi Bukti melihat, jaman sekarang sangat banyak mantan narapidana dan teroris yang ditakutkan akan mempengaruhi mental pelajar di Kota Makassar.
Baca Juga : Inisiatif Katimbang Siaga Bencana PLN UIP Sulawesi Dapat Penghargaan Pemkot Makassar
Apalagi, banyak faktor yang mempengaruhi mental generasi muda, seperti faktor pergaulan dan sosial media.
Disisi lain, generasi muda merupakan penerus yang ekstensinya sangat menentukan langkah kehidupan masyarakat, bangsa dan negara.
Untuk itu generasi muda diharapkan mampu memberikan kontribusi sesuai dengan kapasitasnya masing masing.
Baca Juga : Pelindo dan Pemkot Makassar Sinergi Bangun Taman KM 0 Makassar
“Ini tugas dari pada tim, sasarannya anak sekolah, karena anak muda yang banyak terpengaruh oleh aliran sesat,” ujarnya.
Diketahui, tim Pendidikan Wawasan Kebangsaan ini melibatkan lintas sekor.
Antara lain Bappeda, Badan Statistik, tokoh adat, tokoh masyarakat, akademisi, kepolisian, TNI, tokoh agama, partai politik, hingga media
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar