Logo Sulselsatu

DPRD Makassar Desak Pemkot Cairkan Dana Hibah KONI 2024

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Selasa, 12 November 2024 18:11

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi D DPRD Makassar, KONI, Dispora, dan Inspektorat berlangsung hangat saat membahas isu pencairan dana hibah untuk KONI Makassar yang masih tertunda.

Anggota Komisi D, Muhlis Misbah, meminta Pemerintah Kota Makassar segera menyelesaikan sisa pencairan anggaran KONI tahun 2024 dan mengatur anggaran 2025 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Dalam rapat tadi, kami menyoroti dua hal utama. Pertama, sisa anggaran KONI 2024 yang belum cair. Kami meminta Pemkot Makassar segera menindaklanjutinya karena dana tersebut sudah digunakan untuk kegiatan yang berjalan. Jika tidak dibayarkan, siapa yang akan bertanggung jawab? Ini bisa menjadi isu besar,” ujar Muhlis di ruang komisi D DPRD Kota Makassar, selasa (12/11/2024).

Baca Juga : PDIP Dorong APBD Perubahan Makassar Lebih Berpihak pada Warga

Namun, pencairan dana hibah ini menghadapi aturan khusus berdasarkan Perwali Nomor 23 Pasal 17, yang mensyaratkan persetujuan langsung dari wali kota untuk mencairkan dana.

Mengingat posisi wali kota saat ini dijabat oleh Pjs Wali Kota, Andi Arwin Azis, Komisi D meminta Pemkot Makassar segera mengkaji apakah pencairan bisa dilanjutkan dengan kondisi saat ini.

“Tentu kami berharap pencairan sisa anggaran KONI 2024 dapat dilakukan tanpa melanggar aturan yang ada. Pemerintah kota perlu memberi masukan kepada Pjs Wali Kota untuk memberikan disposisi terkait pencairan ini,” jelasnya.

Baca Juga : RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount

Komisi D juga menekankan pentingnya dukungan anggaran untuk pembinaan olahraga di Makassar tahun 2025.

“KONI harus mendapatkan anggaran yang layak demi keberlangsungan pembinaan atlet di kota ini, termasuk gaji pelatih yang merupakan bagian penting dari program pembinaan,”ujarnya.

Dalam diskusi, muncul opsi dari Dispora, namun Komisi D mempertanyakan efektivitasnya jika dana pembinaan tidak tersedia.

Baca Juga : Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi

Untuk itu, Komisi D berharap Pemerintah Kota dan Pjs Wali Kota dapat segera mengatasi kendala ini agar program pembinaan olahraga dapat berjalan lancar. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....